Medan(harianSIB.com)
Badan Pusat Statistik (BPS) Sumatera Utara mencatat nilai ekspor melalui pelabuhan muat di wilayah Sumut pada Januari 2026 mencapai 1.007,66 juta dolar AS. Angka tersebut naik 9,59 persen dibandingkan periode yang sama tahun 2025 yang tercatat sebesar 919,50 juta dolar AS.
Kepala BPS Sumut, Asim Saputra, Rabu (4/3/2026), mengatakan kenaikan terbesar berasal dari golongan lemak dan minyak hewan/nabati yang meningkat sebesar 73,68 juta dolar AS atau 21,04 persen.
"Selain itu, golongan berbagai produk kimia juga mengalami kenaikan sebesar 11,29 juta dolar AS atau 8,12 persen," ujar Asim.
Namun, sejumlah komoditas ekspor justru mengalami penurunan. Golongan karet dan barang dari karet turun sebesar 11,74 juta dolar AS atau minus 12,45 persen. Sementara komoditas kopi, teh, dan rempah-rempah turun 19,14 juta dolar AS atau minus 40,26 persen.
Baca Juga: Konflik AS–Israel vs Iran Picu Lonjakan Harga Emas, Ekonom Ingatkan Jangan Panik Asim menjelaskan,
Tiongkok masih menjadi negara tujuan ekspor terbesar Sumatera Utara pada Januari 2026 dengan nilai 150,08 juta dolar AS.
"Diikuti Amerika Serikat sebesar 123,91 juta dolar AS dan Jepang 60,54 juta dolar AS. Kontribusi ketiganya mencapai 33,20 persen dari total ekspor Sumut," katanya.