Medan(harianSIB.com)
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada perdagangan Kamis (5/3/2026) terpuruk cukup dalam dengan pelemahan 4,57 persen ke level 7.577,064. Tekanan tersebut dipicu sentimen global yang memengaruhi pasar keuangan, termasuk meningkatnya eskalasi konflik antara Iran dan Amerika Serikat.
Ekonom Gunawan Benyamin mengatakan, pelemahan IHSG terjadi seiring koreksi pada sejumlah saham berkapitalisasi besar di Bursa Efek Indonesia.
"Sejumlah saham berkapitalisasi besar mengalami koreksi, di antaranya BUMI, BBCA, BMRI, BBRI, TLKM, TINS hingga ASII," ujar Gunawan Benyamin di Medan, Kamis (5/3/2026).
Selain tekanan pada pasar saham, nilai tukar rupiah juga sempat melemah di atas Rp16.900 per dolar AS pada sesi perdagangan pagi.
Baca Juga: Ketegangan AS-Iran Tekan Rupiah, Dolar Dekati Rp17.000 Namun menjelang siang hingga sore,
rupiah berbalik arah meski masih berada di kisaran Rp16.880 per dolar AS.
Menurut Gunawan, tekanan di pasar keuangan domestik sejalan dengan pelemahan yang juga terjadi di sejumlah bursa saham Asia.