Harga Melonjak, Pedagang Daging Hilang Selera Makan

- Kamis, 13 Agustus 2015 14:16 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2015/08/hariansib_Harga-Melonjak--Pedagang-Daging-Hilang-Selera-Makan.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
SIB/Ruben Panggabean
Pedagang daging sapi di pusat pasar Tapiv Binjai, Een saat melayani permintaan pembeli yang sepi, Rabu (12/8).
Binjai (SIB)- Selama tiga pekan terakhir harga daging sapi mengalami kenaikan drastis. Akibatnya para pedagang merugi. Bahkan, para pedagang mengaku kehilangan selera makan akibat "pahitnya" kondisi ekonomi beberapa bulan terakhir.Para pedagang daging sapi dan kambing di pusat pasar Tapiv, Binjai mengaku mengalami kerugian hingga Rp 2-3 juta/hari. Pasalnya harga daging melonjak mencapai Rp 120 ribu/kg. Harga tersebut naik 20 persen dari harga biasa sebelum kenaikan harga Rp 100 ribu/kg."Kami pedagang menjerit dan sudah hilang selera makan, kami berdagang hanya untuk menghitung kerugian setiap harinya bukan menghitung untung,” kata Een salah seorang pedagang daging kepada wartawan, Rabu (12/8).Selain daging sapi, kata Een harga daging kambing juga naik menjadi Rp 85 ribu/kg, naik dari harga sebelumnya Rp 75 ribu /kg.Bila kondisi tersebut dibiarkan bukan tak mungkin para pedagang akan gulung tikar. Para pedagang hanya bisa berharap, reshuffle kabinet dapat membawa "angin segar" bagi dunia ekonomi mikro. (A17/q)


Tag:

Berita Terkait