Harga Emas Dunia Naik

- Selasa, 22 September 2015 15:27 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2015/09/hariansib.com): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
Medan (SIB)- Harga emas dunia secara mengejutkan naik dari posisi 1.100  dolar AS (Amerika Serikat) per ons troy, saat ini berada di kisaran 1.138 dolar AS per ons troy. Tren penguatan harga emas tersebut tidak terlepas dari kebijakan Bank Sentral AS yang tetap mempertahankan besaran suku bunga acuannya. Hal inilah yang melandasi penguatan harga emas dunia saat ini, ujar analis pasar modal Gunawan Benyamin kepada wartawan, Senin sore (21/9).Ia mengatakan, penguatan harga emas tersebut memberikan besaran kenaikan juga terhadap harga emas di tingkat lokal. Harga emas Antam, katanya, masih bertahan di atas Rp 500.000 per gram, meskipun harga emas dunia sempat merosot tajam sebelumnya.Harga emas dunia melemah, namun di sisi lain terjadi pelemahan rupiah membuat Antam masih mempertahankan untuk menjual harga emasnya di atas Rp 500.000 per gram. Berkah pelemahan rupiah tersebut membuat harga emas Antam tetap dijual dengan harga tinggi kendati harga emas dunia sempat terjungkal sebelumnya.Bila mengacu kepada kurs Rupiah di level 14.475 dan harga emas dunia saat ini yang bertengger di kisaran 1.138 dolar AS, maka didapat per gram harga emas berada di kisaran level 531.000 per gramnya. Ke depan harga emas dunia masih akan kesulitan untuk menembus level 1.250  dolar AS per gramnya. Harga emas masih akan terombang-ambing oleh kepastian kenaikan suku bunga acuan The Fed itu sendiri.Jika hitung-hitungan kenaikan suku bunga acuan hanya merupakan masalah waktu semata. Maka sebenarnya harga emas dunia masih akan berpeluang turun di masa yang akan datang. “Saya masih optimis harga emas dunia akan terjun hingga ke kisaran level 1.000  dolar AS per ons troynya. Terlebih nantinya jika harga minyak mentah dunia terus terpuruk. Saya menghitung keterpurukan harga minyak dunia tersebut akan mengakibatkan keterpurukan yang tidak jauh berbeda terhadap kinerja harga emas. Sehingga saya merekomendasikan agar masyarakat lebih bijak untuk berinvestasi emas saat ini,” ujarnya.Namun, bagaimana dengan harga emas lokal. Nah di sini bukan hanya harga emas dunia saja yang mempengaruhinya. Namun ada tren pergerakan mata uang Rupiah. “Jika harga emas turun dan Rupiah terus mengalami pelemahan saya pikir harga emas Antam masih akan bertahan di atas Rp 500.000 per gramnya,” katanya.Masyarakat perlu memahami kebutuhan untuk investasi emas tersebut. Jika berinvestasi dengan cara fisik dan disimpan untuk waktu yang lama, maka saat ini bukanlah saat yang tepat membeli emas. Tunggu sampai kepastian di sektor keuangan global tercipta sehingga lebih mudah untuk menentukan arah pergerakan harga emas selanjutnya, imbuhnya. (A2/q)


Tag:

Berita Terkait

Ekonomi

Budi Gunadi Sadikin Janji Tambah Alkes RSUD H Sahudin Kutacane, Siap Tangani Stroke hingga Jantung

Ekonomi

100 Hari Kerja, Polrestabes Medan Ungkap 33 Kasus Judi, 62 Tersangka Diamankan

Ekonomi

Berkah Ramadan Adira Expo 2026 Dibuka di Kotapinang

Ekonomi

Richard Taruli Horja Tampubolon Disambut Haru Siswa St Fransiskus, TNI AD Siap Percepat Rekonstruksi Pascabanjir

Ekonomi

Jelang Ramadhan, Satgas Saber Polres Belawan Cek Harga dan Ketersediaan Bapokting

Ekonomi

Pratikno Tinjau Banjir Tukka, Pemerintah Targetkan Pemulihan Dipercepat