Medan (SIB)- Gubsu Ir HT Erry Nuradi menampung aspirasi para pemudik ketika melakukan inspeksi mendadak angkutan lebaran beserta Kapolda Sumut Irjen Pol Rycko Amelza Dahniel di terminal Amplas dan Kuala Namu, Rabu (21/6).Gubsu beserta Kapolda dan Wali Kota Medan Dzulmi Eldin naik ke salah satu bus yang sudah dipenuhi penumpang tujuan Pematangsiantar. Setelah menyerahkan alat kelengkapan keselamatan berkendara, Gubsu melakukan tanya jawab dengan para penumpang. Salah seorang penumpang, mengeluhkan kondisi Terminal Amplas yang kurang terawat.Dalam kesemapatan itu, Gubsu langsung menjawab keluhan penumpang tersebut. "Mohon maaf, bila kondisi terminal masih belum sesuai apa yang diharapkan karena saat ini pengelolaannya masih pada masa transisi," ujar Gubsu.Dijelaskannya, Terminal Amplas sesuai aturan yang baru akan ditarik menjadi wewenang pemerintah pusat yaitu kementerian perhubungan. Namun saat ini masih posisi transisi, dimana selama ini pengelolaan di bawah Pemko Medan. "Kita menunggu saja aturannya lebih lanjut. Jika nanti diserahkan ke Kementerian Perhubungan, tentu diharapkan segera dibenahi atau dirapikan, tapi kalau kelasnya diturunkan menjadi Tipe B di bawah pengelolaan provinsi maka kita akan perbaiki, atau bahkan diturunkan menjadi tipe C oleh kabupaten/kota, maka kita harapkan yang bertanggungjawab segera melakukan pembenahan," terang Gubsu Erry.Secara umum, situasi arus mudik tahun ini menurut Erry yang juga didampingi Kepala Dinas Perhubungan Anthony Siahaan mengalami kenaikan sekitar 2% saja. Diperkirakan puncak arus mudik akan terjadi pada H-3.Dalam kesempatan itu, Gubsu dan Kapolda juga mengunjungi pos pemeriksaan untuk deteksi dini risiko kecelakaan pada pengemudi bus Angkutan Kota Antar Provinsi (AKAP) dan Angkutan Kota Dalam Provinsi (AKDP). Pada posko kerjasama Kementerian Kesehatan, BNN, Jasaraharja dan Dinas Perhubungan Medan ini dilakukan pemeriksaan narkoba, tes alkohol, tekanan darah dan gula darah. Berdasarkan keterangan petugas BNN di lokasi, untuk Terminal Amplas tidak ditemukan pengemudi yang positif, namun di Terminal Pinang Baris terdapat 4 pengemudi yang positif menkonsumsi narkoba."Seluruh pengemudi-pengemudi angkutan wajib diperiksa dan apabila ada sopir yang tidak layak mengemudi, maka akan dilarang," kata Gubsu. Setelah mengunjungi Amplas, Gubsu beserta rombongan dan didampingi Wakil Bupati Deliserdang Zainuddin Mars dan GM Angkasa Pura 2 Arief Darmawan memantau bandara Internasional Kuala Namu. Berdasarkan pantauan, pada H-4 sudah mulai terjadi peningkatan jumlah penumpang baik yang datang maupun yang berangkat di Bandara Internasional Kualanamu. "Dari data penumpang, hari ini sudah mulai ada kenaikan baik yang datang maupun yang pergi. Jika dibandingkan dengan hari yang sama pada tahun sebelumnya ada kenaikan penumpang sekitar 5,6%," ujar Gubsu.Dari pantauan di terminal keberangkatan, Bandara Kuala Namu sudah terlihat padat. Diperkirakan kepadatan akan bertambah pada hari berikutnya. Gubsu mengimbau kepada para pemudik yang akan berangkat melalui Kualanamu, hendaknya mewaspadai situasi yang padat dengan datang lebih cepat. "Silahkan datang lebih cepat untuk menghindari keterlambatan, untuk proses checkin, karena antrean yang lebih banyak sehingga membutuhkan waktu lebih lama," kata Gubsu.GM AP2 Arief menjelaskan, sampai dengan H-4 ada lonjakan penumpang sekitar 5,6 %, dari tahun lalu, dimana jumlah penumpang per hari sekitar 30 ribu. tapi hari ini mencapai lebih dari 32 ribu penumpang. "Sebenarnya prediksi kami jumlah penumpang antara 31-32 ribu, tapi nampaknya sebaran sudah mulai meningkat pada H-4 lebaran ini. Total kami perkirakan ada kenaikan sampai 9%," katanya.Dia menjelaskan adanya penambahan ekstra flight 40 penerbangan dari total 100-150 penerbangan bolak balik per hari, termasuk penerbangan internasional. (A11/A23/h)