Silangit (SIB)- Bandara Silangit Siborongborong Kabupaten Tapanuli Utara resmi menjadi Bandara internasional yang ditandai dengan mendaratnya pesawat Private Jet Citation Sovereign N3099 yang membawa rombongan Menko Maritim Luhut Binsar Pandjaitan dari Seletar Airport Singapura, Jumat (8/9).Pada penerbangan perdana ini, Menko Maritim didampingi Dirut Badan Otorita Danau Toba (BODT) Arie Prasetyo dengan penumpang 5 orang. Untuk peresmiannya sendiri, akan dilakukan Presiden Jokowi Widodo, Oktober 2017.Sesuai pernyataan Menko Maritim, jarak tempuh dari Singapura ke Bandara Silangit hanya 55 menit. Dengan status Bandara Internasional ini, wisatawan mancanegara akan meningkat ke Danau Toba melalui Silangit.Status Bandara Silangit sebagai Bandara Internasional, hanya sebagai titik awal kebangkitan pariwisata Danau Toba. Oleh karena itu dibutuhkan tata kelola pada seluruh lintas sektoral mulai dari penataan bidang amenitas.Dengan kondisi itu, Luhut mengharapkan supaya dikerjakan dengan baik dan jangan ada permainan. "Biasakan harus bersikap jujur dan disiplin," tegasnya.Dalam kesempatan itu, Wagubsu Nurhajizah Marpaung bersama Bupati Taput Nikson Nababan dan sejumlah pejabat SKPD Taput turut menyambut kedatangan Menko Maritim dan rombongan."Kita harus hilangkan sikap pencuri. Perlu diperhatikan, kita akan minta BPK untuk melakukan audit pembangunan Bandara Silangit. Makanya kita ingatkan jangan ada bermain-main dalam pembangunan Bandara Silangit ini," ujar Luhut.Untuk pihak yang bertanggung jawab dalam pengamanan Bandara Silangit, ia meminta supaya terus meningkatkan pengamanan untuk mengantisipasi terjadinya aksi-aksi teroris dan penyelundupan."Karena kita melihat kawasan Tapanuli ini merupakan daerah terpencil. Jadi akan sangat memungkinkan bisa terjadi aksi-aksi penyelundupan. Makanya kita minta, Bea Cukai jangan bermain-main," tuturnya.Begitu juga untuk proses percepatan pembangunan Bandara, ia meminta supaya Badan Otorita Danau Toba terus berkoordinasi dengan Gajah Toba. Tujuannya supaya Bandara Silangit ini bisa tertata dengan baik."Untuk perbaikan infrastruktur, Pemerintah Pusat telah mengalokasi dana untuk tahun 2015 sampai tahun 2016 sebesar Rp 2 triliun untuk memperbaiki infrastruktur di kawasan Tapanuli," ungkapnya.Jalur penerbangan internasional, ia mengatakan, Bandara Silangit akan membuka jalur penerbangan ke Singapura, Korea dan Tiongkok. Saat ini, para investor dari manca negara mulai membidik untuk menanamkan investasi ke wilayah Tapanuli. Maka dari itu, dalam segera mungkin infrastruktur wilayah kawasan Danau Toba bisa dipercepat."Kita bersyukur Bandara Silangit bisa menjadi Bandara Internasional dan direncanakan di Oktober nanti akan diresmikan langsung oleh Presiden Jokowi. Makanya, sebelum diresmikan, saya akan rutin datang ke Silangit ini," tuturnya.Di kesempatan itu, Wakil Gubernur Hj Nurhajizah Marpaung juga mengatakan, diharapkan kepada Pemkab Taput bisa menata dengan baik bangunan yang ada di sekitaran Bandara."Kita minta supaya bangunan milik masyarakat dianjurkan jangan lebih dari dua lantai. Maksimal harus berlantai dualah. Makanya kita sarankan supaya bangunan milik masyarakat harus memiliki IMB," ujarnya.Bupati Taput Nikson Nababan di kesempatan itu juga mengatakan, untuk mengembangkan potensi wisata di Taput saat ini dirinya lagi menggiatkan pameran - pameran di setiap kecamatan. Tujuan untuk menggali potensi dari kecamatan."Saat ini, Pemkab Taput juga lagi mengembangkan usaha produk air minum mineral kemasan merk Pro Tio dan beras merk Natabo," ungkapnya.Di kesempatan itu juga, ia meminta kepada pemerintah pusat supaya bisa menambah volume jalan nasional dan propinsi. Karena kondisi ruas jalan di Taput kondisi kerusakannya sudah sangat memprihatinkan. (G03/f)