Taput (SIB) -Masyarakat Taput diharapkan tetap bisa menjaga kekondusifan menjelang Pilkada 2018 mendatang. Hal itu disampaikan Wakil Ketua Komisi III DPR RI, Trimedya Panjaitan SH MH, pada perayaan HUT ke-72 Kabupaten Tapanuli Utara, Kamis (5/10) di Lapangan Serba Guna Tarutung. "Kita juga mengharapkan, masyarakat kiranya bisa mendukung program pembangunan di Taput ini. Kita semua merasakan dan saya sendiripun melihat kemajuan di Taput ini. Makanya kita harap, masyarakat jangan sampai berspekulasi," ujarnya.Trimedya yang Ketua DPP PDI Perjuangan itu mengajak masyarakat memberikan kesempatan bagi Nikson Nababan bisa memimpin Taput dua periode."Sebelumnya ketika Nikson dulu mencalonkan diri jadi bupati, saya sempat merasa tidak yakin. Tetapi setelah saya melihat kinerjanya, sekarang saya merasa yakin bahwa Nikson bertujuan ingin membangun kampung halamannya," ungkapnya."Sekali dua bulan atau tiga bulan, saya terus berkunjung ke Tapanuli. Saya sampaikan ke semua instansi, kita tidak akan main-main bertindak dan akan protes apabila ada oknum- oknum tertentu menggunakan institusinya untuk kepentingan pribadinya," katanya.Trimedya mengatakan, kalau maju silakan maju (Pilkada) tetapi dengan imbauan jangan institusi digunakan untuk kepentingan pribadi. Masyarakat harus cerdas menilainya. "Apapun yang dipilih rakyat nanti, kita pasti akan tetap menghormatinya," ujarnya.Dalam perhelatan tersebut, Trimedya juga memberikan bantuan Rp 10 juta untuk membeli drum band SD Negeri Banuarea Kecamatan Tarutung. Bantuan itu merupakan sebagai pengganti kado Ulang Tahun ke-45 Nikson Nababan yang tanggalnya sama dengan perayaan Hari Jadi Taput, setiap 5 Oktober.DISERAHKAN KEPADA MASYARAKATTrimedya juga menegaskan, tidak bisa dipungkiri bahwa Nikson ingin membangun kampung halamannya. Dan ia sebagai putra daerah sangat optimis melihat kinerja Bupati Taput ini.Sementara menyinggung Bandara Silangit yang sudah menjadi bandara internasional dan kemungkinan pada 28 Oktober langsung diresmikan oleh Presiden Joko Widodo, Trimedya yang mudah senyum dan dinamis ini juga mengatakan, mengenai adanya usulan penabalan nama bandara di Silangit, sepenuhnya diserahkan kepada masyarakat apakah ada (nama pengganti) yang terbaik atau dipertahankan nama yang sekarang (Silangit). Yang terpenting, jangan sampai mengganggu apa yang sudah baik berjalan sekarang ini.Seperti diketahui luas di masyarakat Sumut dari berbagai kalangan marga dan tokoh dengan berbagai latar agama dan golongan mengajukan nama Pahlawan Nasional Sisingamangaraja XII diabadikan untuk menggantikan Bandara Silangit. Sementara dari informasi yang diperoleh, Bupati Nikson mengajukan 4 nama yakni; (1) Missionaris Lyman-Munson, (2) Nommensen, (3) TB Simatupang, dan (4) Sisingamangaraja XII.Namun belum pernah diperoleh dokumen resmi atas pengajuan ini dari pihak Pemkab maupun DPRD Taput.Sejauh ini dokumen surat pengusulan dari kalangan pemerintahan yang sudah diperoleh adalah dari kabupaten tetangga seperti Pemkab Tobasa, Pemkab Humbahas dan Pemkab Samosir.Turut menghadiri acara tersebut, Deputi Bidang Pengelolaan Batas Wilayah Negara Kemendagri Robert Simbolon, Kepala Perpustakaan Pemprovsu Ferlin Nainggolan, Bupati Humbahas Dosmar Banjarnahor, Bupati Tobasa Darwin Siagian, Bupati Samosir Rapidin Simbolon, Wakil Wali Kota Sibolga Edi P Sitanggang, Anggota DPRD Sumut Sarma Hutajulu, Anggota DPRD Medan Boydo Panjaitan, Kapolres Taput AKBP Jonius Taripar Hutabarat, Kajari Taput Hotma Tambunan, Dandim 0210 TU Letkol Inf Ezra Nathanael, Ketua DPRD Taput Ottoniyer Simanjuntak, Rektor Universitas Sisingamangaraja XII Tapanuli (UNITA) Ir Adriani Siahaan MP, Wakil Ketua DPC PDIP Medan Porman Naibaho dan Wakil Ketua DPC PDIP Pematang Siantar Toga Top Panjaitan, Pemerhati Musik Batak Tarianus Panjaitan dan undangan lainnya. (G03/f)