Istana Tepis Prabowo Soal Mark Up LRT: Ada Penghematan Rp13 T

* Ngabalin: Bisa Jadi Ada yang Ingin Menjebak Prabowo
- Senin, 25 Juni 2018 12:25 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2018/06/hariansib.com): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
Jakarta (SIB)- Pihak Istana Kepresidenan menepis pernyataan Ketum Gerindra Prabowo Subianto soal anggaran pembangunan LRT di Indonesia di-mark up alias digelembungkan. Justru Istana menjelaskan ada penghematan dana dalam proyek LRT.

"Ini kan terkait dengan LRT kan hitung-hitungannya kan? Nanti diperhatikan dalam hitung-hitungannya bahwa dalam hitungan pemerintah terjadi penghematan sebanyak Rp 13 triliun," ujar Tenaga Ahli Kedeputian IV Kantor Staf Presiden (KSP) Ali Mochtar Ngabalin, Jumat (22/6) malam.

Ngabalin menambahkan proyek LRT yang digarap pemerintah tidak sepenuhnya menggunakan Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN). Ngabalin mempertanyakan data apa yang dipakai Prabowo.

"Ingat, ini proyek pertama Indonesia yang tidak sepenuhnya menggunakan APBN. Mungkin sekitar 20-an persen. Itu kan dibilang tidak efisien atau di-mark up. Yang paling pertama harus dibutuhkan data-data apa yang dipakai," jelas Ngabalin.

Seperti diketahui, Prabowo menuding biaya pembangunan LRT di Indonesia di-mark up. Dia pun mengaku mengantongi data soal biaya pembangunan untuk LRT di dunia yang hanya berkisar US$ 8 juta/km. Sedangkan di Palembang, yang memiliki panjang lintasan 24,5 km, biayanya hampir Rp 12,5 triliun atau dengan kata lain US$ 40 juta/km. Prabowo menyebut data terkait indeks harga proyek LRT sedunia didapatnya dari Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan.

"Saya tanya harganya berapa proyeknya, Rp 12,5 triliun. Luar biasa. Rp 12,5 triliun untuk sepanjang 24 km. Saya diberi tahu oleh Gubernur DKI yang sekarang, Saudara Anies Baswedan, dia menyampaikan kepada saya: Pak Prabowo, indeks termahal LRT di dunia 1 km adalah 8 juta dolar," ujar Prabowo sambutan dalam acara silaturahmi kader di Hotel Grand Rajawali, Palembang, Kamis (21/6).

Saat dimintai konfirmasi mengenai pernyataan Prabowo, Anies justru meminta wartawan mencari data indeks harga proyek LRT sedunia itu sendiri. Di sisi lain, tudingan Prabowo sudah dibantah oleh Kepala Proyek LRT Palembang, Mashudi Jauhar.

Menhub Tepis Tuduhan

Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi menepis tuduhan Prabowo Subianto soal anggaran pembangunan LRT di Indonesia di-mark up alias digelembungkan. Pengelolaan APBN ditegaskan Menhub dilakukan hati-hati.

"Kita itu sangat berhati-hati mengelola dana APBN. Oleh karena itu, kita melibatkan banyak konsultan, terutama internasional, kita harapkan sangat governance. Kita melibatkan instansi-instansi yang berwenang. Menurut hemat saya, sinyalir (mark up) itu tidak benar," kata Budi Karya di kantornya, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Sabtu (23/6).

"Saya tidak tahu persis ya kalau nggak salah ada pengurangan 10% dari penawaran kontraktor, setelah itu dievaluasi oleh konsultan dari internasional," sambung Budi.

"Seperti dilaporkan, setelah dikomparasi, dibanding Malaysia dan Thailand, (biaya LRT) kita lebih rendah 5-10%," tegas dia. 

Minta Prabowo Hati-hati

Pihak Istana Kepresidenan meminta Ketum Gerindra Prabowo Subianto berhati-hati menyebut ada mark up dalam pengerjaan proyek LRT. Istana menjelaskan bisa jadi ada pihak yang ingin menjebak Prabowo.

"Jadi apakah ada pakar ada yang mem-feeding informasi, hitungan ke Pak Prabowo, hati-hati jangan sampai membuat menjorokin Pak Prabowo dan menjadi sesat dan bisa menyesatkan kalau pidatonya tidak pakai data-data yang kuat, itu fitnah namanya. Hati-hati," jelas Tenaga Ahli Kedeputian IV Kantor Staf Presiden (KSP) Ali Mochtar Ngabalin. (detikcom/d)


Tag:

Berita Terkait

Headlines

KAI Divre I Sumut Sediakan 42 Ribu Kursi Dukung Kelancaran Libur Imlek

Headlines

Bupati Deliserdang Ingatkan, Jika Ada Permintaan Uang untuk Jabatan Kepsek Segera Laporkan

Headlines

Bupati Simalungun Lakukan Aksi Bersih di Lingkungan Kantor Bupati

Headlines

Mahyaruddin Salim Tekankan Disiplin dan Profesional Kerja ASN di Tanjungbalai

Headlines

IGD RSUD OK Arya Zulkarnain Siaga 24 Jam, Tetap Layani Pasien di Hari Libur Nasional

Headlines

Polres Batubara Sosialisasikan Operasi Keselamatan Toba 2026 kepada Pelajar