Pramono Anung: Jokowi Umumkan Nama Cawapres di Akhir Pendaftaran

- Rabu, 18 Juli 2018 10:41 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2018/07/hariansib.com): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172

Jakarta (SIB) -Hingga kini, Presiden Joko Widodo (Jokowi) belum mengumumkan nama calon wakil presiden yang akan mendampingi dirinya di Pilpres 2019 mendatang. Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengatakan, pengumuman itu akan dilakukan Jokowi di hari akhir pendaftaran capres.

Pramono Anung yang juga politikus PDIP tak mau menyebut nama cawapres yang akan mendampingi Jokowi sebelum diumumkan langsung oleh Jokowi. Namun dia mengatakan, ada beberapa tahapan yang harus dilalui Jokowi sebelum pengumuman tersebut.

"Saya tentu tidak kompeten menyebut nama, walaupun beberapa nama didiskusikan internal. Tapi ada tahapan yang harus dilalui," kata Pramono Anung saat ditemui di kantornya, Gedung Sekretariat Negara, Jl Veteran, Jakarta Pusat, Selasa (17/7).

Dikatakan Pramono, Jokowi akan berkomunikasi dengan seluruh ketua umum partai politik pendukung terkait nama cawapres yang akan mendampingi dirinya. Nama yang disimpan di 'kantong' Jokowi itu, akan digodok bersama.

"Presiden akan komunikasi dengan seluruh ketum partai pendukung setelah itu nama-nama yang digodok, di saku presiden, apakah itu saku depan atau belakang, akan dikonsultasikan," katanya.

Sementara itu, untuk pengumunan nama cawapres itu, Pramono mengatakan akan dilakukan Jokowi di hari akhir pendaftaran capres dan cawapres 2019. Untuk diketahui, masa pendaftaran akan dimulai dari 4 hingga 10 Agustus 2018.

"Nah, karena jadwal pendaftaran tanggal 4-10 Agustus, saya meyakini nama itu akan muncul di hari akhir. Karena itu sudah jadi fatsun politik. Walaupun sebenarnya teman-teman sudah bisa meraba," katanya.

Pramono menambahkan, sosok cawapres itu juga harus bisa mendongkrak elektabilitas Jokowi nantinya. "Jangan sampai mengurangi elektabilitas ataupun popularitas Jokowi. Sekarang ini relatif popularitas Jokowi sangat tinggi. Dengan demikian nama itu menjadi komplementer,' katanya. (detikcom/l)


Tag:

Berita Terkait

Headlines

PGI Kecam Penembakan Pesawat Smart Air di Papua Selatan, Dua Awak Tewas

Headlines

BPA Kejaksaan Genap 2 Tahun, Jaksa Agung Apresiasi Pemulihan Aset Negara

Headlines

Polrestabes Medan Tangguhkan Penahanan Persadaan Putra

Headlines

Warga Geram, Arus Listrik di Kotapinang Padam Menjelang Pelaksanaan Ibadah Magrib

Headlines

Mantan PSMS “Pulang Kampung” ke Kebun Bunga, Bangkitkan Spirit Ayam Kinantan

Headlines

Kajari Deliserdang Dijabat Sapta Putra SH MHum