Gerhana Bulan Total Terlama Dipantau di 20 Titik Indonesia

- Minggu, 29 Juli 2018 10:42 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2018/07/hariansib_Gerhana-Bulan-Total-Terlama-Dipantau-di-20-Titik-Indonesia.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
SIB/Ant/Iggoy el Fitra
GERHANA BULAN TOTAL: Foto kombo fase gerhana bulan total terlihat di Kota Padang, Sumatera Barat, Sabtu (28/7) dini hari. Gerhana bulan total “Micro Blood Moon” tersebut merupakan yang terlama pada abad ini, dengan total waktu termasuk fase penumbra dan p

Jakarta (SIB) -Gerhana bulan total terlama abad ini sudah terjadi. Fase pertama dimulai dengan masuknya bulan di bayangan bumi samar (penumbra).

Pantauan di kantor BMKG, Kemayoran, Jakarta Pusat, Sabtu (28/7), fase gerhana bulan awal ini dimulai pukul 00.13 WIB. Sekitar pukul 01.30 WIB fase gerhana bulan sudah mulai masuk ke umbra.

Gerhana bulan total ini bisa diamati menggunakan teropong bintang merek Vixen. Ada dua teropong yang disediakan BMKG untuk memantau gerhana bulan total terlama abad ini.

Teropong ini bisa langsung disambungkan ke kamera DSLR atau disambungkan ke laptop untuk bisa dengan jelas melihat penampakan gerhana bulan yang sedang terjadi. Fase gerhana mulai atau P1 pun menjadi terlihat jelas.

"Jadi gerhana baru mulai. Jadi ketutup yang bayangan penumbra. Jadi cuma bedanya tipis banget. Kita baru fase ini jadi seperti tertutup selaput tipis saja. Sekarang ketutup bayangan tipis saja. Belum terlihat signifikan. Kita menyebutnya gerhana mulai atau P1," ujar pengamat Geofisika Potensial dan Tanda Waktu BMKG Syiroj Judin di lokasi.

Fase P1 adalah fase ketika bulan masuk di bayangan penumbra atau bayangan tipis. Fase ini akan segera berganti masuk fase umbra sekitar pukul 01.24 WIB.

"Kita baru yang penumbra ini lo. Kalau nanti sudah di umbra, berarti dia sudah totalnya nanti. Sudah kelihatan yang Blood (Moon) yang merah itu. Itu yang bayangan umbranya. Tapi kalau penumbra, dia masih bayangan samar. Bayangan semunyalah seperti itu. Samar-samar, belum bayangan inti. Kalau inti kan sudah gelap tapi kelihatan bukan gelap, tapi seperti merah" pungkas Syiroj.

Untuk diketahui, gerhana bulan total yang terjadi pada Sabtu (28/7) dini hari merupakan gerhana bulan total terlama abad ini karena mencapai 103 menit. Gerhana bulan total terlama ini bisa disaksikan di seluruh wilayah Indonesia. Fase gerhana bulan total yang lebih lama dari gerhana bulan dinihari dan bisa disaksikan di Indonesia bakal terjadi pada 19 Juni 2141, yaitu mencapai 106 menit.

Berikut waktu dari proses gerhana bulan total 28 Juli 2018 kemaren dini hari:

Bulan memasuki penumbra Bumi/gerhana bulan penumbra mulai (P1): 00.13 WIB.

Bulan memasuki umbra Bumi/gerhana bulan sebagian mulai (U1): 01.24 WIB.

Gerhana bulan total mulai (U2): 02.29 WIB.

Puncak gerhana bulan total: 03.21 WIB.

Gerhana bulan total selesai (U3): 04.13 WIB.

Bulan meninggalkan umbra Bumi/gerhana bulan sebagian selesai (U4): 05.19 WIB.

Bulan meninggalkan penumbra Bumi/gerhana bulan penumbra selesai (P4): 06.28 WIB

di 20 Titik

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memantau gerhana bulan total terlama abad ini dari 20 titik di seluruh Indonesia.

Kepala Bagian Humas BMKG Harry Tirto mengatakan pantauan itu dimulai dari wilayah paling timur Indonesia, lalu bergerak ke wilayah paling barat. Pemantauan ini mengikuti pergerakan terbitnya matahari.

"Dari 20 titik nanti yang lebih dulu mana, kan dari timur. Sebentar lagi. Dia lebih awal mataharinya terbit kan, makanya timur, terus lama-lama ke barat," katanya di lokasi.

Harry mengatakan hasil pemantauan itu akan digunakan sebagai bahan kajian ilmiah. Tentunya setiap pergerakan fase gerhana bulan total itu akan didokumentasikan.

"Kegiatannya kita sebetulnya dari ini-itu hanya untuk dokumentasi. Untuk melakukan penelitian, nanti setelah ini, kita olah lagi. Jadi ada laporan khususnya," terangnya.

Tak Ada Efek

Pesan berantai soal radiasi kosmis yang muncul akibat gerhana bulan total terlama dipastikan hoax. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memastikan tak ada dampak radiasi dari gerhana bulan ini.

"Nggak ada," kata Kepala Bagian Humas BMKG Harry Tirto.

Sebelumnya diberitakan, beredar pesan yang mengimbau agar mematikan gadget pada pukul 00.30-03.30 WIB ini. Dalam pesan yang beredar itu disebutkan akan ada radiasi tertinggi yang muncul akibat pancaran cahaya kosmis. Berikut bunyi pesan tersebut:

Kepala Lembaga Penerbangan dan Antariksa Nasional (Lapan) Thomas Djamaluddin memastikan kabar yang beredar itu hoax. Thomas menyatakan tidak ada keterkaitan antara pesan itu dan fenomena gerhana bulan total terlama.

"Itu hoax lama yang masih beredar. Tidak ada kaitannya," tegas Thomas. 

Salat Khusuf di Mekah

Sementara itu, gerhana bulan total di sebagian belahan bumi juga terjadi di langit Kota Mekah, Arab Saudi. Salat gerhana atau salat khusuf digelar di Masjidil Haram.

Salat gerhana dimulai pukul 22.00 malam waktu setempat, Jumat (27/7). Salat dipimpin langsung oleh imam Masjidil Haram.

Jemaah salat gerhana ini kebanyakan merupakan jemaah salat Isya yang masih bertahan di Masjidil Haram. Salat gerhana dua rakaat ini berlangsung selama 1 jam 18 menit dilanjut khutbah.

Jemaah yang mengikuti salat gerhana ini melaksanakan salat di sejumlah zona yang ada di Masjidil Haram. Khusus zona tawaf yang berada di samping Kakbah tidak digunakan salat gerhana.

Tawaf masih berlangsung saat salat gerhana dilakukan. Untuk diketahui, jemaah haji banyak yang melakukan tawaf bagian dari umrah wajib. Setelah selesai melaksanakan salat, mereka langsung bergeser ke zona sai.

Tak sedikit jemaah yang memilih melaksanakan salat di rooftop Masjidil Haram. Di zona ini, jemaah sebelum salat bisa melihat proses gerhana bulan.

Saat salat berlangsung, bulan di langit Mekah masih dalam kondisi parsial. Merujuk pada jadwal fase gerhana di wilayah Timur Tengah, gerhana total di Arab Saudi dimulai pukul 22.30, di saat salat gerhana di Masjidil Haram masih berlangsung. Saat salat gerhana selesai, gerhana bulan total masih berlangsung di atas Mekah. (detikcom/d)


Tag:

Berita Terkait

Headlines

Hakim Minta Kejagung Proses Hukum Pemilik Wilmar, Musim Mas dan Permata Hijau Grup: Terdakwa Hanya Karyawan!

Headlines

Penerima Bantuan Pangan di Sumut Naik Jadi 1,7 Juta KPM, Kebutuhan Beras dan Minyak Goreng Melonjak

Headlines

Eks Bos Wilmar Terbukti Bersalah di Kasus Suap Hakim, Lolos dari Kasus TPPU

Headlines

Usut Kasus Suap di Bea Cukai, KPK Bidik Perusahaan Rokok di Jatim-Jateng

Headlines

Jemaah Masjid Taqwa Muhammadiyah Aek Kanopan Timur Gelar Salat Gerhana Bulan

Headlines

Konflik AS–Israel vs Iran, Warga Ramai Cicil Emas di Pegadaian