Gawat! Siswa SD Bandar Sabu Disembunyikan Mafia Narkoba

- Jumat, 10 Agustus 2018 10:14 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/photo/dir082018/hariansib_Gawat--Siswa-SD-Bandar-Sabu-Disembunyikan-Mafia-Narkoba.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
SIB/INT
Ilustrasi.

Makassar (SIB) -Seorang siswa SD jadi bandar sabu di Makassar. Kini anak SD itu menghilang. Ke mana larinya siswa SD itu?

"Ini pagi-pagi tadi kita datangi lagi rumah orangtuanya dan dia bilang anaknya belum kembali," kata Kapolsek Tallo, Kompol Amrin AT saat berbincang, Kamis (9/8).

Amrin menduga ada pihak-pihak yang sengaja menyembunyikan anak SD ini dari kejaran polisi sehingga jaringan narkoba di wilayahnya tidak terungkap.

"Kalau tidak disembunyikan oleh orang tuanya maka dia disembunyikan oleh kelompok jaringan narkoba," ungkapnya.

Dalam penggeledahan pagi kemarin, orang tua pelaku berjanji akan membawa langsung anaknya ke kantor polisi, jika anaknya tersebut pulang ke rumah.

"Sebagai orangtua pastinya dia juga khawatir anaknya tidak tahu ke mana sekarang. Kita juga sudah geledah rumahnya tapi tidak ditemukan," ucapnya.

Tidak sampai di situ, polisi juga menginterogasi anak SMP yang menjadi anak buah siswa SD. Dalam pemeriksaan itu, pelaku mengenal pemberi sabunya di lingkungan permainan.

"Dia hanya mengaku kenal kalau bermain. Belum ada petunjuk baru soal lokasi keberadaan anak SD ini," ujarnya.

Armin berharap dengan tertangkapnya anak SD ini, maka dapat membongkar jaringan narkotika yang melibatkan anak-anak di Makassar.

"Kita harap segera tertangkap dan bisa terungkap semua jaringannya ini," ucapnya.

dikendalikan orang dewasa

Sementara itu, Dinas Pendidikan Kota Makassar membantah keterlibatan pelajar SD dan SMP dalam kasus narkoba. Ia menuding peredaran narkoba dikendalikan oleh orang dewasa yang memanfaatkan pelajar.

"Iya saya sudah dapat kabarnya soal itu. Tapi saya yakin bukan anak SD itu jadi bandar tapi ada orang dewasa yang memanfaatkan. Masa anak SD dan SMP ikut terlibat narkoba?" kata PLT Kadis Pendidikan Makassar, Hasbi saat dikonfirmasi, Kamis (9/8).

Hasbi menjelaskan, kedua pelajar SD dan SMP di Makassar yang terlibat narkoba hanya dimanfaatkan oleh orang tertentu untuk memuluskan aksinya. Mereka diperdaya dengan iming-iming uang.

"Itu anak pasti tidak tahu juga kalau barang yang dia bawa itu narkoba. Jadi karena dia tidak tahu sama sekali dimanfaatkanlah antar barang kiri kanan dengan uang diberikan," jelasnya Hasbi.

Kasus narkoba yang melibatkan pelajar SD dan SMP di Makassar menjadi perhatian khusus dan serius oleh Dinas Pendidikan. Hasbi meminta pihak sekolah memberi pengawasan ketat kepada anak, termasuk tak memberi akses luas ke masyarakat umum untuk masuk sekolah tanpa tanda pengenal dan kepentingan.

"Ini serius, persoalan serius. Saya sudah minta pihak sekolah juga aktif, beri pengawasan ketat kepada anak khususnya jam sekolah kalau sekolah tidak bisa masuki semua orang tanpa pengenal dan kepentingan," pintanya. (detikcom/q)


Tag:

Berita Terkait

Headlines

Penanganan Kesehatan di Tapteng Berjalan Optimal

Headlines

Wali Kota Medan Lantik Sejumlah Pejabat Eselon III dan IV

Headlines

Diduga Selewengkan Dana KIP-K, Mahasiswa STAI Al Hikmah Tebingtinggi Mengaku Diminta Kembalikan Bantuan

Headlines

Dagangan Daging Babi Bersih dari Limbah, Tuduhan Wali Kota Rico Waas Keliru, GAMKI Minta Surat Edaran Dicabut

Headlines

GAMKI Sumut Desak Wali Kota Medan Kaji Ulang SE Penataan Lokasi Penjualan Daging Non Halal

Headlines

PGN Masuk 500 Perusahaan Asia-Pasifik Terbaik Versi TIME