Ketum Partai Golkar: Pemilu 2019 Paling Kompleks Sedunia

- Rabu, 19 September 2018 10:28 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/photo/dir092018/hariansib_Ketum-Partai-Golkar--Pemilu-2019-Paling-Kompleks-Sedunia.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
Airlangga Hartato
Bandung (SIB)- Ketua Umum Partai Golkar Airlangga Hartarto menilai Pemilu 2019 memiliki kompleksitas paling tinggi di dunia. Sebab, pelaksanaan pemilihan presiden (pilpres) dan pemilihan legislatif (pileg) secara bersamaan.

"Memang berat pileg dan pilpres digelar bersamaan, deferensiasinya susah. Ini pemilu paling kompleks sedunia," kata Airlangga saat menghadiri pelantikan Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) DPD Golkar Jabar, Kota Bandung, Selasa (18/9).

Kondisi ini tentu akan membuat masyarakat kebingungan menentukan pilihan, khususnya untuk para calon legislator. Selain memilih presiden, masyarakat akan memilih wakil rakyat dari DPD, DPR, DPRD provinsi sampai kabupaten dan kota dalam waktu bersamaan.

"Saat masuk bilik suara, masyarakat akan menerima lima surat suara. Surat suara pilpres, pileg dari mulai pusat sampai daerah. Ini kompleksitasnya tinggi," ujarnya.

Dia melanjutkan ada sekitar 400 variabel yang menjadi penentu pilihan masyarakat. Untuk itu, dia meminta semua kader dan pengurus Partai Golkar berjuang memenangkan Partai Golkar di Pemilu 2019.

"Parpol itu, kriteria dan kinerja itu satu tidak dilihat untung dan rugi. Tapi parpol itu hitungannya hanya menang. Jadi tidak ada upaya lain tapi bagaimana caranya menang dan menang itu 17 April 2019 mendatang," ucapnya.

Beberapa strategi telah disiapkan untuk meraih banyak suara pada pemilu, khususnya pada pileg nanti. Dia juga meminta para calon anggota legislatif memanfaatkan media sosial semaksimal mungkin untuk meraup suara kaum milenial.

"Untuk pemilu secara nasional, Golkar akan berkampanye coblos Partai Golkar. Tanggal 23 nanti DPP akan lepas caleg secara nasional di Jakarta. Ini kesempatan Golkar, jaringan kita kuat. Saya juga ingin Partai Golkar mengisi media sosial-media sosial untuk meraup suara kaum milenial," ujarnya. (detikcom/l)


Tag:

Berita Terkait

Headlines

PSMS Menangi Derby Sumatera Lawan Persiraja di Banda Aceh

Headlines

PDIP Salurkan Bantuan untuk Korban Kebakaran di Medan Labuhan

Headlines

BPS: Nilai Impor Sumut Turun 5,23 Persen

Headlines

Medsos Rawan Informasi Tak Berimbang, Dinkes Medan Ajak Warga Percaya Media Massa

Headlines

Maha Sendi S Milala Ketua KORMI Kabupaten Karo 2026 - 2030

Headlines

Polisi GSN di Pinggiran Rel Kereta Api, Enam Orang Diamankan