Medan (SIB)- Setelah sebelumnya marak aksi perampasan sepeda motor modus tabrak adik, kali ini perampokan sepeda motor modus "Pecahkan Kepala Adik" terjadi di Medan Johor. Informasi yang dihimpun wartawan, Minggu (30/9) malam, peristiwa itu dialami Agus Apriyanto Manurung (33), warga Jalan Bajak I Kelurahan Harjo Sari Kecamatan Medan Amplas, Sabtu (29/9) siang.Diceritakan korban, dia keluar rumah menggunakan sepeda motor Honda Beat dengan maksud membeli air isi ulang. Setibanya di Jalan Suka Makmur Kecamatan Medan Johor, tiba-tiba korban dipepet dua pelaku yang mengendarai sepeda motor Vario. Salah seorang dari pelaku menuduh korban adalah orang yang memecahkan kepala adik pelaku."Kau yang pecahkan kepala adek aku kan," ucap korban menirukan perkataan salah seorang pelaku. Merasa tidak pernah melakukan yang dituduhkan, korban pun menyangkalnya. Namun kedua pelaku terus menuduh korban bahwa dialah pelaku yang memecahkan kepala adik pelaku. Kemudian, salah seorang pelaku langsung menaiki sepeda motor korban dan memboncengnya, serta membawa korban untuk melihat adik pelaku yang katanya kepalanya pecah akibat perbuatan korban. Sampainya, di Jalan Suka Cipta, Medan Johor, korban dipaksa turun dengan alasan untuk menunggu agar dipertemukan langsung dengan adik pelaku.Hingga satu jam korban menunggu, pelaku tak kunjung kembali. Korban mencoba mencari pelaku dan bertanya kepada warga sekitar, tidak satupun yang mengetahui.Sadar dirinya telah ditipu, korban pun langsung menghubungi keluarganya dan menuju Polsek Delitua. Sampainya di Polsek, korban pun menceritakan kejadian tersebut kepada petugas. Mendengar adanya laporan korban, petugas langsung melalukan cek TKP. Selesai cek tempat kejadian perkara oleh unit Reskrim Polsek Delitua, korban pun membuat laporan secara resmi. Dirinya berharap kepada pihak kepolisian agar bisa menangkap pelaku yang membawa kabur sepeda motornya. Sementara salah seorang petugas saat dikonfirmasi di Polsek Delitua, Minggu (30/9) membenarkan adanya laporan korban. "Buat laporan dia bang, kretanya dibawa kabur dengan modus pecah kepala adek," pungkasnya. (A20/q)