Tanjungbalai (SIB)- Petugas kembali menemukan 1 bal ganja tak bertuan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Klas IIB Tanjungbalai, Jumat (16/11) sekira pukul 08.30 wib.Penemuan 1 bal ganja yang terbungkus plastik hitam itu, berawal saat Kasubsi Bimbingan Kerja, Rakhmudin yang sedang melakukan pengawasan rutin, melihat satu bungkus plastik assoy hitam tergeletak di tanah yang berdekatan dengan tembok penjara.Rakhmudin langsung menghubungi Kepala Lapas (Kalapas) Jayanta dan langsung datang ke lokasi bersama Kepala Pengamanan Lapas (KPLP) Monang Saragih. "Setiba di lokasi kita temukan ada satu bungkus hitam diduga berisi ganja. Untuk memastikan isi di dalam plastik itu, saya hubungi Kapolres yang memerintahkan anggotanya datang ke sini (Lapas). Setelah diperiksa disaksikan petugas kepolisian, ternyata isinya 1 bal ganja kering, begitu di timbang beratnya 1 Kg, "ujar Jayanta kepada SIB, Jumat (16/11) mengungkapkan penemuan 1 bal ganja tak bertuan.Jayanta didampingi KPLP Monang Saragih, menduga ganja tersebut sengaja dibuang dengan cara dilempar dari luar tembok penjara. "Sepertinya dilempar dari luar, namun kita bersama kepolisian akan menyelidiki temuan ganja ini,"tegasnya.Menurut Jayanta, tembok beton Lapas Klas IIB Tanjungbalai setinggi 7 meter dan di atas tembok terpasang kawat berduri. "Dugaan sementara pelaku beraksi saat tengah malam dan sekitar lokasi sepi. Kita akan tetap meningkatkan pengawasan secara rutin untuk mencegah masuknya narkoba dan barang terlarang lainnya ke dalam Lapas,"ujar Jayanta.Selanjutnya, 1 bal ganja tak bertuan seberat 1 kg itu diserahkan kepada petugas Sat Res Narkoba Polres Tanjungbalai, G. Siregar dan R Situmorang. Saat dikonfirmasi SIB, G. Siregar mengatakan pihaknya akan menyelidiki penemuan ganja tersebut bersama pihak Lapas.Sebelumnya, petugas Lapas juga menemukan satu bungkus paket kecil sabu beserta mancis di rumput di sekitar kamar warga binaan. "Kemarin kita juga temukan narkoba jenis sabu. Ditemukan pagi hari oleh anggota yang sedang bertugas melakukan pengawasan. Kita akan terus awasi dan pantau jangan sampai ada barang terlarang seperti narkoba diselundupkan ke dalam Lapas,"tegas Jayanta. (E08/c)