Pemilik Toko di Jalan Sabang Datangi DPRD DKI, Protes Revitalisasi Trotoar

Redaksi - Kamis, 16 Januari 2020 12:33 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2020/01/6872_Pemilik-Toko-di-Jalan-Sabang-Datangi-DPRD-DKI--Protes-Revitalisasi-Trotoar.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
news.detik.com
Pemilik Toko Jalan Sabang Datangi DPRD DKI, Protes Revitalisasi Trotoar untuk PKL

Jakarta (SIB)

Pemilik toko di Kawasan Sabang, Jalan H Agus Salim, Jakarta Pusat mendatangi Gedung DPRD DKI Jakarta. Mereka menyampaikan penolakan atas rencana revitalisasi kawasan Sabang yang akan memfasilitasi pedagang kaki lima (PKL).

Wakil Ketua DPRD DKI Zita Anjani memimpin audiensi yang dihadiri juga oleh Wakil Wali Kota Jakarta Pusat Irwandi, serta Ketua Komisi B Abdul Aziz. Paguyuban Pengusaha Jalan Sabang (PPS), meminta PKL dipindah ke kawasan kuliner Thamrin 10.

"PKL dipindah ke tempat lebih layak. Kan ada Thamrin 10 alangkah baiknya PKL dipindah ke sana atau kawasan kuliner BSM," ucap Ketua PPS Ganefo Dewi Sutan, saat audiensi, di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (14/1).

Selain itu, pemilik toko juga mendapat informasi akan adanya penyempitan parkir di Jalan H Agus Salim. Kuasa hukum PPS, Nasatya Danisworo, menyebut, parkir di Kawasan Sabang akan dibuat parkir paralel dan hanya di sebelah kiri jalan.

"Kalau rencana berlanjut, akan melanggar hukum Perda 5 tahun 12 Perparkiran. Pemda wajib sediakan fasilitas parkir kepada pengusaha," ucap Nasatya.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Wali Kota Jakarta Pusat, Irwandi menyebut konsep penataan masih sementara. Dia mengaku masih menghimpun masukan-masukan, termasuk dari masyarakat.

"Ini baru rencana, rencana ini akan menampung aspirasi. Ini juga menampung. Kita menunggu reaksi warga apa masukan," kata Irwandi.

Irwandi mengaku, penataan Kawasan Sabang untuk mengembalikan keramaian di kawasan tersebut. Dia mengaku, saat sekolah dulu sering kongkow di Kawasan Sabang.

"Tidak mungkin Pemda DKI atau Pemkot menelantarkan semua. Kalau hilangkan parkir itu akan mematikan Sabang. Saya SMA juga nongkrong di Sabang," kata Irwandi.

"Kalau ada penataan, kita komprehensif, kita tata. Goal kita adalah bagaimana kita mengembalikan kejayaan Sabang," ucap Irwandi.

Wakil Ketua DPRD DKI Jakarta, Zita Anjani berharap pihak Kota Administrasi Jakarta Pusat memperhatikan aspirasi dari pemilik toko Kawasan Sabang. Saat ini, Zita mengaku Kawasan Sabang sudah semerawut.

"Pak Wakil, untuk dibantu, keluhan pedagang, bayar pajak, lebih diperhatikan penataannya. Ini sudah ada tahun 1958. Kemarin tempat pedagang tertutup PKL. Bukan anti tapi ditata rapi," kata Zita. (detikcom/f)

Berita Terkait

Headlines

Jelang Ramadan, Harga Kebutuhan Pokok di Sumut Stabil

Headlines

Polrestabes Medan: Percut Sei Tuan Tertinggi Kasus Judi dalam 100 Hari

Headlines

Polres Simalungun Pantau Harga Sembako Jelang Ramadan, Beras Premium Rp14.200-Rp16.000/Kg

Headlines

Libur Panjang Imlek, 26.886 Tiket Kereta Api di Sumut Telah Terjual

Headlines

Imlek 2577, Lampion Merah Semarakkan Wajah Kota Pematangsiantar

Headlines

Indosat Luncurkan SATSPAM+ Ramadan, Klaim Lindungi WhatsApp Call dari Penipuan