Jakarta (SIB)
Presiden Joko Widodo (Jokowi) memuji kinerja jajarannya terkait pencegahan masuknya wabah virus Corona (2019-nCoV) ke Indonesia. Dikatakannya, virus Corona belum sampai ke Tanah Air.
"Saya sangat berterima kasih pada kerja keras yang dilakukan kemenko oleh seluruh kementerian dan lembaga, terutama Menkes. Saya kira ini menunjukkan kewaspadaan kita, kehati-hatian kita, ekstra kerja keras kita, sehingga virus itu tak masuk ke Indonesia," kata Jokowi dalam sidang kabinet paripurna di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat, Selasa (11/2).
Sempat ada 62 orang yang suspek Corona di Indonesia. Namun semuanya negatif terjangkit.
"Meskipun kemarin ada 62 yang suspek, tapi setelah dicek semuanya pada posisi negatif, ini patut kita syukuri," ujar Jokowi.
Dilansir dari situs Kemlu, ada 237 warga yang menjalani observasi di Kabupaten Natuna, Kepulauan Riau. Mereka diobservasi selama 14 hari. Mereka dipulangkan dari Provinsi Hubei, China.
Jokowi pun meminta kepada jajarannya untuk selalu menyampaikan informasi terkini mengenai virus Corona secara akurat.
"Saya minta agar penyampaian ke media pagi, siang, malam terus dilakukan sehingga informasi betul-betul konkret, ada fakta-faktanya, sehingga persepsi yang ada di luar kepada pemerintah Indonesia betul-betul sangat serius dalam menangani ini," ucapnya.
Pemulangan
Menteri Kesehatan (Menkes) Terawan Agus Putranto mengatakan observasi 238 WNI yang dipulangkan dari Wuhan, China, gegara wabah virus Corona akan selesai pada Sabtu mendatang. Terawan menyebut, untuk proses pemulangan ke daerah asal masih terus dikoordinasikan.
"Jadi Sabtu ini kalau tanggal 15 itu berarti selesai ya. Tapi kita masih rapat koordinasi kan untuk bagaimana teknik pemulangannya dan sebagainya itu kan perlu dikoordinasi pakai pesawat apa, ke mana mereka punya alamat sendiri-sendiri," kata Terawan di, Jakarta Pusat.
Terawan belum bisa memastikan tanggal pemulangan WNI itu ke daerah asal masing-masing. Dia menyebut jadwal pemulangan akan disesuaikan dengan jadwal penerbangan.
"Jadi begini, selesai tanggal 15, karena itu mereka kan dari banyak daerah. Nanti kalau saya bilang pulang hari ini keluarganya sudah nunggu, dan ternyata pesawatnya sore nggak ada ya kan repot," katanya.
Terawan mengatakan sebanyak 238 orang yang diobservasi itu hingga saat ini dalam kondisi sehat. Terawan menegaskan bahwa sejak dievakuasi dari Wuhan, mereka dalam kondisi sehat.
"Lah iya, mereka sehat, kalau enggak sehat ya gimana, kita yakin karena dia datang dengan sehat ini posisinya adalah kondisi sehat," tegas Terawan.
Seperti diketahui, ada 238 warga negara Indonesia (WNI) yang dievakuasi dari Wuhan, Provinsi Hubei, China, pasca-wabah virus Corona. Mereka melakukan observasi di Natuna sejak Minggu (2/2).
"Jumlah final yang boarding dari Bandara Wuhan, 238 eks Provinsi Hubei dan 5 Tim Aju (advance) KBRI," kata Juru Bicara Presiden Fadjroel Rachman lewat pesan singkat, Minggu (2/2). (detikcom/d)