Medan (SIB)
Komisi D DPRD Sumut "memanggil" pimpinan PT PLN (Perusahaan Listrik Negara) Wilayah Sumut terkait dengan mulai "kambuhnya" pemadaman listrik di Kota Medan yang menimbulkan kekecewaan masyarakat.
Hal itu diungkapkan anggota Komisi D DPRD Sumut Ari Wibowo dan Tangkas Manimpan Lumbantobing kepada wartawan, Selasa (11/2) di DPRD Sumut seusai menerima pengaduan masyarakat Kecamatan Medan Johor yang mengeluhkan pemadaman listrik di daerah mereka.
"Kami segera menyahuti keresahan masyarakat Medan Johor yang merasa kecewa terhadap pemadaman listrik di tempat tinggal mereka," ujar Ari Wibowo sembari mengatakan, Komisi D telah menjadualkan rapat dengar pendapat dengan pimpinan PT PLN pada pertengahan Februari ini.
Ari Wibowo dan Tangkas dapat memaklumi kekesalan masyarakat terhadap manajemen PT PLN yang melakukan pemadaman arus listrik di pagi hari, saat masyarakat sibuk mau melakukan aktivitas, baik di rumah maupun di kantor.
"Kita akan tanya PT PLN apa penyebab terjadinya pemadaman akhir-akhir ini dan kita sangat berharap agar penyakit "mati listrik" tidak kambuh lagi, karena sangat mengganggu aktivitas rumah tangga dan usaha masyarakat," tandas Ari Wibowo.
Apalagi di era sekarang ini, tambah Manimpan, semuanya sudah serba menggunakan arus listrik, baik memasak, charger handphone, pendingin ruangan dan sebagainya, semuanya tergantung arus listrik.
"Tapi yang ingin kita ketahui secara pasti, kenapa sampai terjadi pemadaman listrik di saat produksi listrik di Sumut sudah mengalami surplus dengan adanya 2 (dua) kapal listrik apung di Belawan. Kalau alasan adanya pemeliharaan jaringan, nyatanya tidak ada pemberitahuan baik di media cetak, online maupun di website PT PLN itu sendiri," tukas Ari Wibowo.
Dari informasi yang disampaikan masyarakat ke lembaga legislatif, tandas Ketua FP Gerindra ini, pemadaman listrik tidak hanya terjadi di kawasan Medan Johor tetapi juga di sejumlah kawasan kota Medan lainnya termasuk di luar Kota Medan.
Berkaitan dengan itu, Ari Wibowo mengatakan, Komisi D segera melakukan pemanggilan pimpinan PT PLN Wilayah Sumut untuk mempertanyakan masalah pemadaman yang terjadi akhir-akhir ini.
"Kita juga nantinya akan mempertanyakan terkait masalah limbah yang dihasilkan Kapal Pembangkit Listrik Marine Vessel Power Plan (MVPP) dan Karadeniz Powership Onur Sultan di Belawan sekaligus berencana melakukan peninjauan ke lokasi kapal listrik tersebut," tegasnya.(M03/c).