MK Gerindra Tak Tegur Andre Rosiade soal Isu Jebak PSK

Redaksi - Rabu, 12 Februari 2020 22:17 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2020/02/_3471_MK-Gerindra-Tak-Tegur-Andre-Rosiade-soal-Isu-Jebak-PSK.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
news.detik.com
Mahkamah Kehormatan (MK) Partai Gerindra selesai memeriksa anggota DPR RI Fraksi Gerindra Andre Rosiade terkait isu menjebak pekerja seks komersial (PSK di Sumatera Barat.

Jakarta (SIB)

Mahkamah Kehormatan (MK) Partai Gerindra selesai memeriksa anggota DPR RI Fraksi Gerindra Andre Rosiade terkait isu menjebak pekerja seks komersial (PSK di Sumatera Barat. MK Gerindra juga memeriksa sejumlah bukti yang dibawa Andre.

"Ini tadi sidang klarifikasi. Klarifikasi itu artinya dia harus menceritakan kejadiannya dari awal sampai akhir, apa yang terjadi di sana. Kami hanya klarifikasi aja selama ini," kata Ketua Majelis Kehormatan DPP Partai Gerindra Mutanto Juwono kepada wartawan di DPP Gerindra, Ragunan, Jakarta Selatan, Selasa (11/2).

Mutanto mengatakan partainya meminta klarifikasi langsung dari Andre guna menyikapi isu yang berkembang di masyarakat. Klarifikasi itu, sebutnya, akan disimpulkan nantinya oleh DPP Gerindra.

"Jadi klarifikasi itu masih akan kita simpulkan, nanti kita kerja sama dalam tim advokasi kita, baru nanti partai yang akan mengambil keputusan," ucapnya.

Selain meminta klarifikasi, Mutanto menyebut pihaknya juga memeriksa sejumlah barang bukti. Salah satunya bukti koordinasi dengan polisi.

"Banyak, file-file yang ada di kejadian-kejadian di sana. Koordinasi dia dengan polisi setempat. Itu yang dibawa," ujar Mutanto.

Hingga kini, Mutanto mengatakan belum ada teguran dan keputusan terkait persoalan penggerebekan yang dilakukan Andre Rosiade. Namun dia meyakini Andre pasti akan mengevaluasi diri sendiri dari kejadian itu.

"Tidak, tapi mungkin yang bersangkutan merasa sendiri, merasa kalau sampai diklarifikasi majelis kapan-kapan tidak seperti itu. Kita tidak sampai memberi teguran," sebutnya.

Seperti diketahui, Andre diperiksa oleh Mahkamah Kehormatan Partai Gerindra. Andre datang ke DPP Gerindra ditemani ajudan pribadinya dengan membawa sejumlah bukti penggerebekan.

Diberitakan sebelumnya, penggerebekan prostitusi daring (online) di Padang, Sumatera Barat, dilakukan Tim Cyber Ditreskrimsus Polda Sumbar di hotel kawasan Bundo Kanduang, 26 Januari lalu. PSK dan muncikari prostitusi online yang digerebek polisi bersama Andre Rosiade di Padang sudah ditetapkan sebagai tersangka.

Namun publik justru memperbincangkan isu bahwa Andre menjebak PSK tersebut. Andre sendiri telah menepis melakukan penjebakan.

"Jadi gini... masyarakat itu melaporkan kepada saya untuk membuktikan, saya bilang mana buktinya, dan polisi juga hadir saat melakukan itu, ya sudah kita buktikan. Masyarakat yang memesan, bukan saya yang memesan, masyarakat yang hadir di situ yang memesan, dan masyarakat itu yang menunggu di dalam kamar," kata Andre kepada wartawan, Rabu (5/2). (detikcom/d)

Berita Terkait

Headlines

Balap Liar Ganggu Arus Lalu Lintas di Depan Mie Gacoan-SPBU Simpang Mangga Rantauprapat

Headlines

Pemko Medan Bantah Larang Jualan Daging Non Halal, M Sofyan: Menata Usaha Agar Tertib

Headlines

IGD Tetap 24 Jam, RSU Haji Medan Atur Jadwal Rawat Jalan Saat Ramadan

Headlines

Antisipasi Penyakit Masyarakat saat Ramadan, Polres Tanah Karo Amankan 10 Orang dari Rumah Kost

Headlines

DPD Kombat Deliserdang Bagikan Ratusan Paket Takjil di Sunggal

Headlines

Pemkab Tapteng Salurkan 94 Ribu Kilogram Benih Padi ke Petani Pascabencana