Ketua DPRD Medan Berharap Akhyar Tuntaskan Jalan Berlubang dan Parit Tumpat

Redaksi - Kamis, 13 Februari 2020 09:57 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2020/02/_29_Ketua-DPRD-Medan-Berharap-Akhyar-Tuntaskan-Jalan-Berlubang-dan-Parit-Tumpat-.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
 Hasyim SE

Medan (SIB)

Ketua DPRD Medan Hasyim SE berharap, Plt Wali Kota Ir H Akhyar Nasution bisa menuntaskan persoalan jalan berlubang dan parit tumpat di Medan selama menjabat memimpin Kota Medan. Politisi PDI Perjuangan ini juga menaruh harapan penuh kepada wali kota terpilih nanti juga melanjutkan penuntasan permasalahan yang tidak pernah usai tersebut.

Terkait masih banyaknya jalan berlubang dan parit tumpat di Kota Medan yang tidak pernah tuntas dari periode ke periode wali kota maupun anggota DPRD Medan, menurut Hasyim bahwa itu tergantung kemauan dan keseriusan organisasi perangkat daerah (OPD) atau kepala dinas terkait. Tapi sebagai Ketua DPC PDIP Medan, dia juga menekankan kepada anggotanya di legislatif agar menyeriusi pengawasan pembangunan, khususnya infrastruktur.

“Karena, setiap tahun ada anggarannya, setiap pembahasan anggaran maupun rapat-rapat dengar pendapat (RDP) kami selalu melakukan penekanan kepada dinas terkait agar serius membangun infrastruktur dan drainase. Agar tidak ada lagi jalan berlubang dan parit tumpat yang menjadi permasalahan dari tahun ke tahun,” kata Hasyim menjawab wartawan, Senin (10/2) di ruang kerjanya.

Menurut dia, masyarakat tidak salah menanyakan permasalahan itu setiap reses anggota dewan dan dewannya pun harus menampung persoalan tersebut dan menyampaikannya kepada eksekutif pada paripurna maupun RDP. Kalaupun dewan, khususnya PDI Perjuangan melakukan tekanan secara politik, tapi semua itu tergantung pihak pemkonya serius atau tidak mengerjakannya. Jadi persoalan jalan berlubang dan parit tumpat tidak salah dewan yang melaksanakan reses.

“Makanya kami menyarankan kepada wali kota agar menempatkan OPD-OPD yang tepat di dalam ruang lingkup kerjanya. The right man on the right place, orang yang tepat pada posisi tepat, agar kinerjanya terukur dan di akhir tahun anggaran dana tidak banyak yang Silpa. Tinggal kepala daerahnya memberi target kepada OPD bagaimana progress tahun 2020 ini,” terang Hasyim.

Tahun 2020 ini, lanjut Hasyim, pemakaian anggaran sudah harus berlangsung bulan Maret agar jalan berlubang bisa diminamilisir dan air tergenang cepat surut dengan pembangunan parit yang baik. Diakuinya, anggaran APBD untuk infrastruktur masih belum memadai untuk mencukupi 21 kecamatan di Medan. Namun Plt Wali Kota harus bisa jemput bola meraih DAK dari pemerintah pusat.

“Kita yakin, di kepemimpinan Akhyar Nasution sebagai Plt Wali Kota mampu meneruskan pemerintahan dengan pembangunan yang tidak tersendat. DAK pasti bisa dijemputnya sehingga pembangunan di Medan merata,” ungkapnya optimis.

Bendahara Fraksi PKS DPRD Medan Rudiawan Sitorus kepada wartawan mengatakan mengakui dana reses anggota dewan per orang sekali reses Rp 90 juta, tapi tidak diterima sejumlah tersebut karena dipotong pajak. Pengeluaran yang paling besar untuk reses adalah konsumsi untuk 600 orang yang diundang. Tidak jarang anggota dewan harus “menombok” (menambah pengeluaran) karena yang datang bisa lebih dari undangan.

Kebutuhan dana reses lainnya kata Rudiawan adalah untuk tenda, sound system, untuk petugas lapangan, petugas kebersihan, cenderamata kepada undangan. Ketika ditanya apakah anggaran reses tersebut cukup untuk melaksanakan reses. “Yah dicukup-cukupkanlah, walau kita nombok,” terangnya. (M10/c)

Berita Terkait

Headlines

Balap Liar Ganggu Arus Lalu Lintas di Depan Mie Gacoan-SPBU Simpang Mangga Rantauprapat

Headlines

Pemko Medan Bantah Larang Jualan Daging Non Halal, M Sofyan: Menata Usaha Agar Tertib

Headlines

IGD Tetap 24 Jam, RSU Haji Medan Atur Jadwal Rawat Jalan Saat Ramadan

Headlines

Antisipasi Penyakit Masyarakat saat Ramadan, Polres Tanah Karo Amankan 10 Orang dari Rumah Kost

Headlines

DPD Kombat Deliserdang Bagikan Ratusan Paket Takjil di Sunggal

Headlines

Pemkab Tapteng Salurkan 94 Ribu Kilogram Benih Padi ke Petani Pascabencana