Cegah Virus Corona, Wali Kota 'Tolak' Kunjungan Kapal Pesiar ke Sabang

Redaksi - Kamis, 13 Februari 2020 22:46 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2020/02/_2868_Cegah-Virus-Corona--Wali-Kota---039-Tolak--039--Kunjungan-Kapal-Pesiar-ke-Sabang.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
news.detik.com
Ilustrasi

Sabang (SIB)

Wali Kota (Walkot) Sabang, Aceh, Nazaruddin meminta kedatangan kapal pesiar MS Artania Cruise ditunda untuk mengantisipasi penyebaran virus Corona. Sedianya, kapal yang mengangkut 1.200 wisatawan itu tiba di Sabang pada Minggu, 16 Februari.

Surat permintaan penundaan kedatangan kapal pesiar tersebut dikirim Walkot Nazaruddin ke Kepala Badan Pengusahaan Kawasan Perdagangan Bebas dan Pelabuhan Bebas Sabang (BPKS). Surat bernomor 556/0933 tersebut diteken pada Rabu (12/2).

"Kita minta pihak BPKS menunda sementara waktu kedatangan kapal pesiar ke Sabang. Dan ini demi menjaga Sabang sebagai kota wisata aman dari penyakit virus Corona yang saat ini sedang mewabah di berbagai negara," kata Nazaruddin kepada wartawan.

Nazaruddin menjelaskan permintaan penundaan kedatangan kapal pesiar tersebut bukan untuk menghambat datangnya wisatawan asing ke Sabang. Hal itu dilakukan karena adanya imbauan dari WHO terkait antisipasi virus Corona.

"Yang kita tahu sekarang ini virus Corona sudah menyebar ke negara tetangga, seperti Thailand, Singapura, dan negeri jiran Malaysia. Jadi jangan sampai penyebaran virus Corona muncul di Indonesia itu datangnya dari Sabang, ini yang harus kita hindari," jelas Nazaruddin.

"Jadi sekali lagi, saya minta BPKS selaku pengelola pelabuhan agar menunda sementara ini kedatangan kapal pesiar ke Sabang. Kita minta kerja samanya yang baik demi menjaga masyarakat Sabang dari bahaya virus Corona," ujarnya.

Sementara itu, Kepala BPKS Sabang Razuardi mengatakan surat Wali Kota tersebut sudah bersifat final dan harus ditindaklanjuti. BPKS dan Pemko Sabang bakal menggelar rapat terkait hal itu pada Kamis (13/2) besok.

"Kita akan tindaklanjuti segera, permintaan Wali Kota Sabang tersebut mengingat kepentingan masyarakat Sabang lebih kita kedepankan. Untuk itu segala sesuatu terkait instruksi penundaan kepada pihak-pihak terkait akan dibahas dalam rapat yang akan dilaksanakan besok," kata Razuardi dalam keterangan kepada wartawan.

Menurutnya, pihak BPKS akan memberikan informasi terkait hal tersebut kepada pihak agensi kapal. BPKS juga akan membahas secara detail penundaan tersebut dengan pihak-pihak terkait.

"Ini akan menjadi penting untuk ditindaklanjuti mengingat surat Wali Kota Sabang tersebut juga merupakan dan berdasarkan masukan elemen-elemen dan unsur tokoh masyarakat terlebih lagi saat ini WHO belum mencabut status waspada pada kasus virus Corona," imbuhnya. (detikcom/f)

Berita Terkait

Headlines

Balap Liar Ganggu Arus Lalu Lintas di Depan Mie Gacoan-SPBU Simpang Mangga Rantauprapat

Headlines

Pemko Medan Bantah Larang Jualan Daging Non Halal, M Sofyan: Menata Usaha Agar Tertib

Headlines

IGD Tetap 24 Jam, RSU Haji Medan Atur Jadwal Rawat Jalan Saat Ramadan

Headlines

Antisipasi Penyakit Masyarakat saat Ramadan, Polres Tanah Karo Amankan 10 Orang dari Rumah Kost

Headlines

DPD Kombat Deliserdang Bagikan Ratusan Paket Takjil di Sunggal

Headlines

Pemkab Tapteng Salurkan 94 Ribu Kilogram Benih Padi ke Petani Pascabencana