WNI di Natuna Selesai Observasi Sabtu, akan Dibawa Pesawat TNI AU ke Jakarta

Redaksi - Jumat, 14 Februari 2020 10:57 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2020/02/_2657_WNI-di-Natuna-Selesai-Observasi-Sabtu--akan-Dibawa-Pesawat-TNI-AU-ke-Jakarta.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
nasional.kompas.com
Plt Deputi IV KSP Bidang Informasi dan Komunikasi Politik Juri Ardiantoro mengatakan masa observasi Warga Negara Indonesia (WNI) dari Wuhan di Natuna akan segera berakhir. Sebanyak 238 WNI akan langsung dipulangkan ke daerah masing-masing melalui

Jakarta (SIB)

Plt Deputi IV KSP Bidang Informasi dan Komunikasi Politik Juri Ardiantoro mengatakan masa observasi Warga Negara Indonesia (WNI) dari Wuhan di Natuna akan segera berakhir. Sebanyak 238 WNI akan langsung dipulangkan ke daerah masing-masing melalui Jakarta.

"Sementara yang sudah diputuskan bahwa masa observasi akan selesai tanggal 15 Februari tepatnya pukul 12.00 WIB," kata Juri di Gedung Binagraha, Jalan Veteran, Jakarta Pusat, Kamis (13/2).

Juri menuturkan, ratusan WNI ini akan diterbangkan menggunakan pesawat milik TNI Angkatan Udara dari Natuna ke Jakarta. WNI akan dibawa dengan penerbangan khusus.

"Karena kemungkinan besar seluruh peserta observasi akan pulang lewat Jakarta semua. Sedang dipertimbangkan apakah lewat Halim atau Soekarno Hatta. Akan dibawa oleh satu penerbangan khusus. Sementara akan menggunakan pesawat TNI Angkatan Udara dari Natuna," jelas dia.

Setibanya di Jakarta, lanjut Juri, para WNI dari Wuhan yang menjalani observasi di Natuna itu akan langsung diterbangkan ke daerah masing-masing menggunakan penerbangan komersil. Dia berharap tidak ada penyambutan spesial setibanya WNI di Jakarta.

"Setelah itu baru pulang ke rumah masing-masing dengan penerbangan komersil, ujarnya.

Namun hingga saat ini, untuk teknis penjemputan dan pelepasan masih dalam pembicaraan lebih lanjut. Namun dia menginginkan agar proses pelepasan dan penjemputan bisa dilakukan dengan alamiah. Rencananya, pihak keluarga hanya diperbolehkan menyambut kedatangan WNI di daerah masing-masing.

"Bahkan rencananya proses pelepasan itu atau proses penyambutan dari keluarga misalnya rencananya diperbolehkan di daerahnya masing-masing, di bandara di kampungnya masing-masing. Jadi tidak ada acara penjemputan di Jakarta. Karena kemungkinan besar seluruh peserta observasi akan pulang lewat Jakarta semua," imbuhnya.

Untuk diketahui, ada 238 WNI yang dievakuasi dari Wuhan, Provinsi Hubei, China, pasca-wabah virus Corona. Mereka tiba pada Minggu (2/2) lalu di Batam dan dikirim ke pusat observasi di Natuna. Saat ini 238 WNI itu masih menjalani observasi di Lanud Raden Sadjad, Natuna. Observasi tersebut akan selesai pada Sabtu (15/2) mendatang.

"Jadi Sabtu ini kalau tanggal 15 itu berarti selesai ya. Tapi kita masih rapat koordinasi kan untuk bagaimana teknis pemulangannya dan sebagainya itu kan perlu dikoordinasi pakai pesawat apa, ke mana mereka punya alamat sendiri-sendiri," kata Terawan di Grand Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Selasa (11/2). (detikcom/q)

Berita Terkait

Headlines

Balap Liar Ganggu Arus Lalu Lintas di Depan Mie Gacoan-SPBU Simpang Mangga Rantauprapat

Headlines

Pemko Medan Bantah Larang Jualan Daging Non Halal, M Sofyan: Menata Usaha Agar Tertib

Headlines

IGD Tetap 24 Jam, RSU Haji Medan Atur Jadwal Rawat Jalan Saat Ramadan

Headlines

Antisipasi Penyakit Masyarakat saat Ramadan, Polres Tanah Karo Amankan 10 Orang dari Rumah Kost

Headlines

DPD Kombat Deliserdang Bagikan Ratusan Paket Takjil di Sunggal

Headlines

Pemkab Tapteng Salurkan 94 Ribu Kilogram Benih Padi ke Petani Pascabencana