2 Kelompok Warga Bentrok di Tanah Garapan Percut Sei Tuan, Seorang Tewas

* 2 Pondok dan 4 Sepedamotor Dibakar
Redaksi - Jumat, 14 Februari 2020 11:09 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2020/02/_7898_2-Kelompok-Warga-Bentrok-di-Tanah-Garapan-Percut-Sei-Tuan--Seorang-Tewas.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
merdeka.com
Ilustrasi

Medan (SIB)

Dua kelompok pemuda terlibat bentrok di tanah garapan Jalan Trunojoyo, Desa Cinta Rakyat, Kecamatan Percut Sei Tuan, Delisersang, Rabu (12/2) siang.

Seorang warga, Supriyadi alias Nasib (55) penduduk Jalan Trunojoyo Gang Bersama yang sempat dirawat di RS Adam Malik Medan akibat terkena panah beracun di dada kanan, akhirnya tewas, Kamis (13/2) pagi.

Informasi yang dihimpun wartawan di lokasi, Kamis siang menyebutkan, belum tahu motif bentrokan tersebut. Kedua kelompok warga tiba-tiba saling serang menggunakan batu, tombak, klewang, panah beracun dan benda tumpul lainnya.

Situasi saat itu langsung mencekam. Warga sekitar tak ada yang berani keluar dari rumahnya masing-masing. Tiba-tiba Supriyadi alias Nasib didekati seseorang berinisial Bo. Dada sebelah kanannya langsung dipanah beracun oleh Bo. Seketika itu korban terkapar dan tak sadarkan diri.

Rekan-rekan korban langsung melarikan Supriyadi alias Nasib ke rumah RS Adam Malik Medan. Sementara tak terima rekannya menjadi korban, warga langsung membakar 2 pondok dan 4 sepedamotor di lokasi. Situasi di lokasi semakin mencekam lantaran tak satupun pihak kepolisian ada di lokasi dan diduga kecolongan dengan adanya insiden bentrok itu.

Warga sekitar yang merasa ketakutan menghubungi polisi. Tak lama personil Polsek Percut Sei Tuan tiba di lokasi dan melepaskan puluhan tembakan peringatan ke udara. Kelompok warga yang terlibat bentrok langsung kabur. Petugas juga mengamankan 2 orang karena diduga terlibat bentrokan tersebut. Guna mengantisipasi bentrok susulan, polisi berjaga-jaga di lokasi.

Sementara di rumah sakit rekan-rekan korban masih menunggu kabar terkait kondisi korban yang ditangani dokter di ruang IGD. Beberapa jam dirawat, Kamis pagi akhirnya korban menghembuskan nafas terakhir. Rencananya jasad korban dibawa ke rumah duka guna disemayamkan dan selanjutnya dimakamkan.

Kapolsek Percut Sei Tuan Kompol Aris Wibowo yang dikonfirmasi membenarkan adanya korban tewas pasca bentrokan pada, Rabu siang.

Ditanya apakah sudah ada yang diamankan saat bentrokan, Kapolsek mengaku 2 orang yang diamankan. Namun Aris enggan memberitahukan identitas kedua pelaku.

Sementara itu Kapolrestabes Medan Kombes Pol Johnny Edizzon Isir yang diberitahukan adanya korban tewas akibat bentrok, sepertinya belum ada bawahannya yang melaporkan kepada Kapolrestabes.

"Terimakasih banyak atas informasinya," katanya.(M16/d)

Berita Terkait

Headlines

Balap Liar Ganggu Arus Lalu Lintas di Depan Mie Gacoan-SPBU Simpang Mangga Rantauprapat

Headlines

Pemko Medan Bantah Larang Jualan Daging Non Halal, M Sofyan: Menata Usaha Agar Tertib

Headlines

IGD Tetap 24 Jam, RSU Haji Medan Atur Jadwal Rawat Jalan Saat Ramadan

Headlines

Antisipasi Penyakit Masyarakat saat Ramadan, Polres Tanah Karo Amankan 10 Orang dari Rumah Kost

Headlines

DPD Kombat Deliserdang Bagikan Ratusan Paket Takjil di Sunggal

Headlines

Pemkab Tapteng Salurkan 94 Ribu Kilogram Benih Padi ke Petani Pascabencana