Medan (SIB)
Dua kelompok pemuda terlibat bentrok di tanah garapan Jalan Trunojoyo, Desa Cinta Rakyat, Kecamatan Percut Sei Tuan, Delisersang, Rabu (12/2) siang.
Seorang warga, Supriyadi alias Nasib (55) penduduk Jalan Trunojoyo Gang Bersama yang sempat dirawat di RS Adam Malik Medan akibat terkena panah beracun di dada kanan, akhirnya tewas, Kamis (13/2) pagi.
Informasi yang dihimpun wartawan di lokasi, Kamis siang menyebutkan, belum tahu motif bentrokan tersebut. Kedua kelompok warga tiba-tiba saling serang menggunakan batu, tombak, klewang, panah beracun dan benda tumpul lainnya.
Situasi saat itu langsung mencekam. Warga sekitar tak ada yang berani keluar dari rumahnya masing-masing. Tiba-tiba Supriyadi alias Nasib didekati seseorang berinisial Bo. Dada sebelah kanannya langsung dipanah beracun oleh Bo. Seketika itu korban terkapar dan tak sadarkan diri.
Rekan-rekan korban langsung melarikan Supriyadi alias Nasib ke rumah RS Adam Malik Medan. Sementara tak terima rekannya menjadi korban, warga langsung membakar 2 pondok dan 4 sepedamotor di lokasi. Situasi di lokasi semakin mencekam lantaran tak satupun pihak kepolisian ada di lokasi dan diduga kecolongan dengan adanya insiden bentrok itu.
Warga sekitar yang merasa ketakutan menghubungi polisi. Tak lama personil Polsek Percut Sei Tuan tiba di lokasi dan melepaskan puluhan tembakan peringatan ke udara. Kelompok warga yang terlibat bentrok langsung kabur. Petugas juga mengamankan 2 orang karena diduga terlibat bentrokan tersebut. Guna mengantisipasi bentrok susulan, polisi berjaga-jaga di lokasi.
Sementara di rumah sakit rekan-rekan korban masih menunggu kabar terkait kondisi korban yang ditangani dokter di ruang IGD. Beberapa jam dirawat, Kamis pagi akhirnya korban menghembuskan nafas terakhir. Rencananya jasad korban dibawa ke rumah duka guna disemayamkan dan selanjutnya dimakamkan.
Kapolsek Percut Sei Tuan Kompol Aris Wibowo yang dikonfirmasi membenarkan adanya korban tewas pasca bentrokan pada, Rabu siang.
Ditanya apakah sudah ada yang diamankan saat bentrokan, Kapolsek mengaku 2 orang yang diamankan. Namun Aris enggan memberitahukan identitas kedua pelaku.
Sementara itu Kapolrestabes Medan Kombes Pol Johnny Edizzon Isir yang diberitahukan adanya korban tewas akibat bentrok, sepertinya belum ada bawahannya yang melaporkan kepada Kapolrestabes.
"Terimakasih banyak atas informasinya," katanya.(M16/d)