DPRD Kritik Pembangunan Trotoar Jalan Setia Budi Asal Jadi dan Semrawut

* Pemko Medan : Itu Bukan Proyek Kami
Redaksi - Sabtu, 15 Februari 2020 10:47 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2020/02/_6986_DPRD-Kritik-Pembangunan-Trotoar-Jalan-Setia-Budi-Asal-Jadi-dan-Semrawut.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
news.detik.com
Trotoar di Medan yang Jadi tempat parkir

Medan (SIB)

Trotoar di Jalan Setia Budi, Medan, yang baru selesai dibangun awal Januari 2020 malah jadi tempat parkir hingga guiding block untuk membantu difabel, tertutup.DPRD Kota Medan pun menganggap Pemerintah Kota (Pemko) Medan lepas tangan.

Trotoar di Jalan Setia Budi, Medan, yang baru dipercantik malah jadi tempat parkir hingga guiding block untuk membantu difabel tertutup.

"Lemahnya pengawasan dan perhatian dari Pemko sehingga terkesan setelah dibuat lepas tanggung jawab," kata Wakil Ketua DPRD Kota Medan, Rajuddin Sagala, Rabu (12/2).

Dia juga menilai pengerjaan perbaikan trotoar di Jalan Setia Budi tersebut terkesan asal jadi.

Pengerjaannya juga kurang baik sehingga kurang menarik dilihat terkesan asal ada saja.

Perlu segera dibenahi agar tidak memperburuk keindahan kota, supaya ditata, dievaluasi agar segera diperbaiki supaya lebih indah, nyaman dan rapi," sambung Rajuddin.

Sebelumnya, trotoar di Jalan Setia Budi, Medan, terlihat baru saja dipercantik di beberapa titik. Namun, trotoar ini malah jadi tempat parkir mobil hingga tempat meletakkan barang dagangan.

Pantauan di kawasan sekitar persimpangan Jalan Dr Mansyur dan Jalan Setia Budi, Medan, Selasa (11/2), terlihat trotoar berwarna hijau yang baru rampung dikerjakan kontraktor Pemko Medan. Di beberapa titik terlihat bekas semen dan cat yang baru kering.

Tampak juga guiding block yang berfungsi membantu penyandang disabilitas berjalan di atas trotoar berwarna hijau ini. Namun, guiding block itu malah tertutup oleh berbagai barang mulai dari perabotan rumah tangga hingga sepeda motor.

Menanggapi kritikan tentang proyek trotoar yang baru selesai dikerjakan dan asal jadi itu, Pemko Medan mengklaim itu bukan proyek mereka.

"Itu bukan proyek Pemko," kata Plt Kadis PU Medan Zulfansyah, Rabu (12/2).

Dia mengatakan Jalan Setia Budi yang sedang terdapat proyek perbaikan trotoar itu adalah jalan di bawah kewenangan provinsi. Sementara, Jalan Setia Budi di sisi lainnya yang tidak terdapat proyek trotoar merupakan jalan di bawah Pemko Medan.

"Kalau Setia Budi, dari Dr Mansyur ke kiri itu jalan Pemprov, kalau ke kanan baru Pemko," tuturnya.

Sebelumnya, trotoar di Jalan Setia Budi Medan, terlihat baru saja dibangun di beberapa titik. Namun, trotoar ini malah jadi tempat parkir mobil hingga tempat meletakkan barang dagangan. (detikcom/c)

Berita Terkait

Headlines

Pemko Medan Bantah Larang Jualan Daging Non Halal, M Sofyan: Menata Usaha Agar Tertib

Headlines

IGD Tetap 24 Jam, RSU Haji Medan Atur Jadwal Rawat Jalan Saat Ramadan

Headlines

Antisipasi Penyakit Masyarakat saat Ramadan, Polres Tanah Karo Amankan 10 Orang dari Rumah Kost

Headlines

DPD Kombat Deliserdang Bagikan Ratusan Paket Takjil di Sunggal

Headlines

Pemkab Tapteng Salurkan 94 Ribu Kilogram Benih Padi ke Petani Pascabencana

Headlines

Terlibat Kasus Ganja, 3 Pria Diamankan Polisi