Pendidikan Kreatif

Mahasiswa Prodi Bahasa Inggris Universitas Sisingamangaraja XII Tapanuli Produksi Film Pendek

Redaksi - Rabu, 19 Februari 2020 09:35 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2020/02/_69_Mahasiswa-Prodi-Bahasa-Inggris-Universitas-Sisingamangaraja-XII-Tapanuli-Produksi-Film-Pendek.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
Foto: SIB/Dok
FILM PENDEK: Mahasiswa angkatan ketiga (semester lima) Prodi Bahasa Inggris FKIP UNITA sedang beradegan dalam film pendek “Air Mata Tersembunyi” di Kampus UNITA, Silangit, Kecamatan Siborongborong, Kabupaten Taput belum lama ini.&

Tapanuli Utara (SIB)

Mengerjakan tugas akhir menjadi kewajiban seorang mahasiswa untuk bisa lulus. Namun, ada hal yang berbeda dilakukan mahasiswa semester lima Program Studi (Prodi) Pendidikan Bahasa Inggris, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) Universitas Sisingamangaraja XII Tapanuli (UNITA).

Mahasiswa angkatan ketiga itu sebelum dinyatakan lulus, harus memenuhi tugas final mata kuliah literatur berupa film pendek yakni "Hidden Tears" (Air Mata Tersembunyi).

"Ini bagian dari tugas final mata kuliah literatur semester lima, kami memproduksi film pendek. Ada tahapan produksi atau pengambilan gambar (shooting). Kami mengajarkan bagaimana film pendek ini tuntas dengan baik," ujar Kepala Prodi Bahasa Inggris Lamma Sihotang SS MPd melalui dosen tetap yayasan yang juga produser Holmes Rajagukguk SPd MHum dalam relisnya yang diterima SIB Senin, (12/2).

Disampaikan, kegiatan literatur tugas final mata kuliah mahasiswa tersebut sebagai bukti Usaha Kreativitas Mahasiswa (UKM) yang memiliki tujuan untuk meningkatkan kreativitas mahasiswa Prodi Bahasa Inggris semester lima reguler dalam bidang sinematografi.

Kemudian, menumbuhkan kebiasaan riset dan penelitian dalam suatu bidang terutama dalam kegiatan ilmiah, menjadikan media dokumentasi atas hasil pengamatan dan pengembangan ide terhadap kondisi diri dan sosial.

Berikutnya sebagai media apresiasi bagi anak muda atau pelajar khususnya masyarakat luas dan menghadirkan tontonan yang mendidik dan menghibur bagi masyarakat dan sebagai media publikasi yang efektif terhadap keadaan dan keberadaan UNITA sendiri.

Dikatakan, ada 16 mahasiswa sebagai pemeran film “Air Mata Tersembunyi” sesuai karakter masing-masing yakni, Rahayu Silaban sebagai pembully 1 berkarakter antagonis pemarah, dan tinggi hati, Ratih Lumbantoruan sebagai pembully 2 berkarakter antagonis suka pamer dan senang dimanja.

Nursaida Nababan sebagai pembully 3 berkarakter antagonis pemarah dan sombong, Kiki Tinambunan sebagai pegawai Prodi Bahasa Inggris berkarakter tegas dan otoriter, Fera Lumbantoruan sebagai pegawai pengontrolan kualitas berkarakter lembut.

Selain itu, Lidya Hutasoit sebagai ibu pemilik kantin berkarakter ramah dan menyenangkan, Gita Manalu sebagai bendahara kelas berkarakter protagonis atau sarkastik namun suka menolong, Grace Simanjuntak sebagai mahasiswa dan sahabat Ria berkarakter protagonis setia dan cerdas.

Yulithalia Sianturi sebagai dosen Sintax berkarakter teliti dan tegas, Sesi Ompusunggu sebagai dosen literature berkarakter energik dan lihai serta on time (tepat waktu) dan Ria Simaremare sebagai mahasiswa berkarakter keras kepala.

Sedangkan Tomy Manurung sebagai mahasiswa berkarakter pemalas dan mempunyai selera humor yang tinggi dan Kalep Tampubolon sebagai mahasiswa senior Bahasa Inggris berkarakter serius, cerdas dan sederhana.

Kemudian Julentika Simamora sebagai komisaris kelas berkarakter lihai dan bertanggung jawab, Asima Pakpahan sebagai mahasiswa berkarakter suka menghibur dan Mei Hutagaol sebagai penjaga warung internet berkarakter pemilik senyum terindah dan suka menolong.

Film pendek yang diproduseri Holmes Rajagukguk dibuat selama satu hari dan proses produksi pertama sekali berlangsung di halaman Kampus UNITA, ruangan belajar, kantin Audi dan di Warnet Mitra. "Semua adegan dapat selesai dalam satu hari," kata Holmes yang juga alumni UNITA itu.

Holmes jebolan S2 Pasca sarjana Universitas Negeri Medan (Unimed) yang pernah dibeasiswakan UNITA itu juga menjelaskan, program ini masih terpublikasi di media sosial, seperti facebook, twitter, youtube dan lainnya.

Selain itu lanjutnya, musik pengiring yang digunakan dalam film pendek tersebut yakni lagu Flaslight yang dipopulerkan oleh Jessie J, lagu Everything I Need yang dipopulerkan Skylar Grey, lagu All I Want yang dipopulerkan Kodaline.

Begitu juga dengan lagu Dont Watch Me Cry yang dipopulerkan oleh George Smith, lagu Kiss The Rain yang di populerkan Yiruma dan lagu When You’re Goneyang dipopulerkan Avriel Lavigne . Durasi film sekitar 56 menit.

Disebutkan, Ria Simaremare sang penulis skenario film dengan mengadaptasi film-film pendek yang berhasil memperoleh penghargaan melalui situs Youtube dan melakukan diskusi dengan bertukar pikiran (brainstorming) bersama mahasiswa Prodi Bahasa Inggris semester lima reguler.

Film Air Mata Tersembunyi yang dibintangi Ria itu berkisah soal berteman dengan memandang bulu.

Film ini menceritakan, Ria seorang mahasiswa UNITA yang berhati baik, pintar, lembut, sederhana dan penyabar.

Ia juga pernah lolos mendapat beasiswa dari kampus karena dia salah satu mahasiswa berpestasi.

Namun sayang pada suatu ketika dia terpaksa sering absen ke kampus, karena saat itu adik laki-lakinya Rei dalam kondisi menderita sakit dan sedang dalam pengobatan. Ia bersama ibunya pun terpaksa menghabiskan waktu membawa adiknya itu berobat ke berbagai daerah.

Inilah yang menyebabkan Ria sering bolos kuliah, bahkan wajahnya selalu terlihat lesu seperti anak yang terlantar, sehingga belakangan teman-teman satu kampusnya sering membullynya, seperti Rahayu.

Rahayu adalah salah satu mahasiswi kampus UNITA yang berasal dari keluarga yang cukup mapan.

Ia berparas cantik, namun hatinya angkuh. Apalagi setelah ia berpacaran dengan James, seorang mahasiswa kampus. Sifat angkuh Rahayu pun semakin menjadi-jadi dan tidak terkendali. Hampir setiap hari ia tidak pernah lupa untuk membully Ria.

Namun suatu ketika, Rahayu tertimpa masalah yang sangat pelik. Akibatnya dia selalu sedih dan menyadari akan apa yang sudah dia perbuat terhadap sahabatnya, Ria.

Dia pun akhirnya menyadari, apa yang telah diperbuatnya telah menyakiti hati Ria. Sambil menangis, ia pun mengejar Ria dan minta maaf, sehingga mereka saling memaafkan. Sejak saat itu, keduanya pun semakin akrab dan saling mendukung satu sama lain. Hingga akhirnya Rahayu menjadi best friend forever (sahabat selamanya) dengan Ria. (Rel/G01/c).

Berita Terkait

Headlines

Pedagang di Tapteng Sebut Harga Komoditas Belum Stabil

Headlines

Kinerja 100 Hari, Polrestabes Medan Ringkus 718 Tersangka Narkoba. Sita 156 Kg Sabu

Headlines

Polda Sumut Intensifkan Patroli Subuh Selama Ramadhan

Headlines

Ramadan 1447 H, Pemkab Labura Ajak 8 Ustadz Kunjungi Delapan Masjid

Headlines

Sungai Simanggar Alami Sedimentasi, Bupati Batubara Minta Penanganan Cepat PSDA Provinsi Sumut

Headlines

Sebulan Diburon, Polsek Tanjungmorawa Tangkap Pelaku Curanmor