Batan: Serpihan Radioaktif di Batan Indah Sudah Diserahkan ke Polisi

Redaksi - Rabu, 19 Februari 2020 19:23 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2020/02/_9312_Batan--Serpihan-Radioaktif-di-Batan-Indah-Sudah-Diserahkan-ke-Polisi.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
news.detik.com
Foto Lokasi Daerah Terdampak Limbah Radioaktif

Jakarta (SIB)

Polisi menyelidiki kasus limbah radioaktif di perumahan Batan Indah, Serpong, Tangerang Selatan (Tangsel). Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) mengaku serpihan radioaktif yang ditemukan sudah diserahkan ke polisi.

"Sudah (diserahkan ke polisi). Sudah ada berita acaranya. Orang itu sudah kewenangan di kepolisian. Kami hanya membantu," kata Kepala Biro Humas dan Kerjasama Batan, Heru Umbara, di perumahan Batan Indah, Serpong, Tangsel, Selasa (18/2).

Heru menjelaskan, semua alat bukti yang dibutuhkan polisi sudah Batan berikan. Hal-hal yang bersifat administrasi juga telah diberikan.

Dia menambahkan, beberapa orang juga telah memberikan keterangan ke polisi. Namun, Heru enggan menjelaskan siapa saja orang yang telah memberikan keterangan ke polisi.

Heru hanya mengatakan, kewenangan ini ada di polisi dan Badan Pengawas Tenaga Nuklir (Bapeten). Polisi dan Bapeten, sambung Heru, bersama-sama mencari tau sumber limbah radioaktif ini.

"Saya pun nggak tahu. Mohon yang bersifat konfidensial, kepolisian, penyelidikan, saya selalu bilang tidak akan menyampaikan di sini. Karena saya tidak diberikan kewenangan untuk itu," ucap dia.

Tinggal 10 Persen

Sementara itu, limbah radioaktif tersebut, menurun signifikan. Dipastikan, radiasi tinggal 10 persen.

"Jadi kalau dari segi penurunannya (radiasi) di atas 90 persen, tinggal kira-kira 10 persen lagi," kata Heru.

Heru mengatakan, radiasi radioaktif yang mengandung unsur Cs 137 ini tinggal 30 persen atau sudah menurun 70 persen. Ketika dilakukan pengerjaan clean up, radiasi radioaktif ini kembali menurun 20 persen atau tersisa 10 persen saja.

Dia pun mengaku senang. Sebab, proses clean up berjalan dengan baik.

"Jadi, dari pagi pukul 09.00 WIB sampai saat ini pukul 12.00 WIB, kami sudah mengumpulkan alhamdulillah, 57 drum (dari proses clean up)," ungkapnya.

Dia mengatakan ada 2 kelompok yang melakukan proses clean up pagi tadi. Kelompok pertama mengambil 31 drum. Sedangkan kelompok 2 mengangkut 26 drum. Heru menjelaskan drum ini dibawa ke Batan.

Lanjutnya, pengerjaan masih akan dilakukan. Dia berharap proses clean up bisa cepat selesai.

"Jadi sekarang (tanah yang sudah dikeruk) sampai kedalaman 80 sentimeter, mungkin kita akan meneruskan sampai benar-benar 1 meter. Jadi kira-kira mungkin besok, jadi tadi saya sudah berkoordinasi dengan tim teknis supaya benar-benar clean, maka kita tambah 20 sentimeter lagi," ujar dia. (detikcom/d)

Berita Terkait

Headlines

Pedagang di Tapteng Sebut Harga Komoditas Belum Stabil

Headlines

Kinerja 100 Hari, Polrestabes Medan Ringkus 718 Tersangka Narkoba. Sita 156 Kg Sabu

Headlines

Polda Sumut Intensifkan Patroli Subuh Selama Ramadhan

Headlines

Ramadan 1447 H, Pemkab Labura Ajak 8 Ustadz Kunjungi Delapan Masjid

Headlines

Sungai Simanggar Alami Sedimentasi, Bupati Batubara Minta Penanganan Cepat PSDA Provinsi Sumut

Headlines

Sebulan Diburon, Polsek Tanjungmorawa Tangkap Pelaku Curanmor