Yasyir Ridho Diprediksi Terpilih Secara Aklamasi

Amas: Musa Rajekshah Tidak Penuhi Syarat Jadi Ketua DPD Golkar Sumut

Redaksi - Rabu, 19 Februari 2020 19:28 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2020/02/_4922_Amas--Musa-Rajekshah-Tidak-Penuhi-Syarat-Jadi-Ketua-DPD-Golkar-Sumut.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
news.detik.com
Wakil Gubernur Sumatera Utara (Sumut) Musa Rajekshah (Ijeck)

Medan (SIB)

Sekretaris DPD Partai Golkar Sumut Amas Muda Siregar memprediksi HA Yasyir Ridho Loebis terpilih secara aklamasi menjadi Ketua DPD I Golkar Sumut pada Musda X Golkar Sumut yang akan dilaksanakan awal Maret mendatang.

"Sampai sekarang ini dari internal DPD I Golkar Sumut hanya nama Ridho saja yang muncul. Dan di DPD II kabupaten/kota sudah banyak mendukung Ridho," kata Amas Muda secara yakin kepada wartawan di Medan, Selasa (18/2).

Ia menyebut, suara yang harus diperoleh dari DPP Golkar, DPD I Golkar Sumut, 33 DPD II Golkar kabupaten/kota, satu sayap partai, ormas partai, dan lainnya. Masing-masing tingkatan tersebut memiliki satu suara yang sah. "Total yang akan memberikan suara untuk memilih ketua nantinya 39 suara," ungkapnya.

Syarat untuk menang menjadi ketua itu harus didukung minimal 30% jumlah suara. Sementara Ridho sudah mendapatkan 75% suara dan yang belum mendukung hanya 25% suara. "Data perolehan suara untuk Ridho ini sudah konkrit, bukan catatan di atas kertas saja. Malahan 25% suara yang sebelumnya belum menyatakan dukungan untuk Ridho sudah mulai merapat," tegasnya.

Ia meyakini secara tegas bahwa perolehan suara 75% untuk Ridho sudah tidak bisa lagi dirubah. "75% suara ini sudah komit untuk Ridho. Saya kan Sekretaris DPD Golkar tahu semua. Ini sudah jelas aklamasi sesuai peta yang nyata," jelasnya.

Sisi lain, Amas Muda menyebut Wakil Gubernur Sumut Musa Rajekshah alias Ijeck tidak memenuhi syarat untuk menjadi Ketua DPD Partai Golkar Sumut periode 2020-2025. "Memang kita dengar beliau (Ijeck) mau maju, tapi dia tidak memenuhi syarat untuk jadi ketua karena belum pernah menjadi pengurus," ujarnya.

Berdasarkan AD/ART Partai, kata dia, syarat untuk menjadi ketua adalah pernah menjadi pengurus selama satu periode. "Mau jadi ketua ada syaratnya, minimal lima tahun atau satu periode jadi pengurus. Mau jadi pengurus juga ada syaratnya, harus kader," jelasnya.

Amas tidak tahu apakah Ijeck sudah menjadi kader Partai Golkar atau belum. "Itu belum tahu. Tapi secara internal, beliau belum tidak pernah menjadi pengurus Golkar dan aktif di partai," ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Harian DPD Golkar Sumut HA Yasyir Ridho Loebis menanggapi dengan santai dan mendoakan prediksi tersebut menjadi kenyataan. "Doakan saja benar," kata Ridho dengan singkat.

Terpisah, Ketua Kosgoro 1957 Sumut, Riza Fakhrumi Tahir mengklaim Ijeck sudah mendapat restu dari Ketua Umum DPP Partai Golkar, Airlangga Hartarto untuk maju menjadi Ketua DPD Partai Golkar Sumut 2020-2025.

"Sikap Kosgoro 1957 sudah jelas mendukung Ijeck. Karena sudah ada perintah dari Airlangga Hartarto melalui Ketua Umum Kosgoro, Agung Laksono untuk memenangkan Ijeck di Musda Golkar Sumut," tegasnya.

Menurutnya, pernyataan Sekretaris DPD Partai Golkar Sumut, Amas Muda Siregar yang menyebut Musa Rajekshah tidak bisa maju dalam Musda adalah sikap kekanak-kanakan.

"Gaya anak-anak si Amas, Ketua DPD itu kewenangan ketua DPP, terserah ketua umum. Kalau Amas ngotot bicara Ijeck tidak memenuhi syarat silahkan, tapi jangan dihalangi. Bicara saja konteks konstitusional jangan menghalangi," jelas Riza.

"Kalau dia (Amas) menghalangi berarti menghilangkan hak-hak ketua umum mengeluarkan diskreasi. Bisa tersinggung Airlangga, kalau haknya dihilangkan," imbuhnya. Ia yakin Ijeck akan mampu membawa Partai Golkar Sumut ke arah yang lebih baik di masa yang akan datang.

"Ijeck jadi Ketua DPD Golkar Sumut itu kebutuhan partai, bagaimana menghadapi pertarungan ke depan. Proses pengkaderan tidak ada yang dihalangi dengan Ijeck menjadi ketua. Tinggal bagaimana Ijeck memilih orang-orang di sekitarnya yang berkompeten mulai dari sekretaris, wakil ketua dan lainnya," paparnya. (M17/q)

Berita Terkait

Headlines

Pedagang di Tapteng Sebut Harga Komoditas Belum Stabil

Headlines

Kinerja 100 Hari, Polrestabes Medan Ringkus 718 Tersangka Narkoba. Sita 156 Kg Sabu

Headlines

Polda Sumut Intensifkan Patroli Subuh Selama Ramadhan

Headlines

Ramadan 1447 H, Pemkab Labura Ajak 8 Ustadz Kunjungi Delapan Masjid

Headlines

Sungai Simanggar Alami Sedimentasi, Bupati Batubara Minta Penanganan Cepat PSDA Provinsi Sumut

Headlines

Sebulan Diburon, Polsek Tanjungmorawa Tangkap Pelaku Curanmor