Lagi, Bamsoet Usul Sepeda Motor Bisa Masuk Tol

Redaksi - Senin, 24 Februari 2020 22:50 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2020/02/_7413_Lagi--Bamsoet-Usul-Sepeda-Motor-Bisa-Masuk-Tol.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
cnnindonesia.com
Ilustrasi

Jakarta (SIB)

Ketua MPR Bambang Soesatyo (Bamsoet) mengusulkan kepada pemerintah agar sepeda motor boleh melintas di jalan tol. Menurutnya, pengendara sepeda motor juga berhak menikmati semua fasilitas jalan karena turut membayar pajak.

"Maka sudah sepatutnya para pengendara roda dua mendapat hak-hak yang sama sebagai pengguna jalan. Dalam rangka pemikiran tersebut, dari podium ini saya ingin merujuk mengenai penggunaan dan fasilitas penggunaan jalan tol bagi pengendara roda dua atau bikers," ujar Bamsoet dalam acara 'Cerdas Cermat Riding Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaan' di halaman parkir Gedung Nusantara IIi MPR/DPR RI, Jakarta, Minggu (23/2).

Bamsoet menjelaskan, dasar hukum untuk mengizinkan pemotor masuk jalan tol juga sudah ada. Aturan tersebut tertuang dalam Pasal 38 Peraturan Pemerintah Nomor 44 Tahun 2009.

"Sesuai dengan ketentuan Pasal 38 Peraturan Pemerintah Nomor 44 Tahun 2009, disebutkan bahwa pada jalan tol dapat dilengkapi jalan tol khusus, baik kendaraan tol roda dua, baik secara fisik terpisah dari jalur tol yang diperuntukkan untuk kendaraan roda empat atau lebih. Jadi kami menuntut hak yang sama. Menggunakan jalan tol karena kita sama-sama membayar pajak," kata dia.

Mantan Ketua DPR ini mencontohkan penggunaan jalan tol untuk sepeda motor juga sudah dilakukan di Tol Mandara Bali dan Tol Suramadu. Kedua jalan tol tersebut membuat fasilitas pemisah antara jalan sepeda motor dan mobil di jalan tol.

"Pemanfaatan jalan tol bagi bikers adalah wujud keberpihakan negara memberikan keadilan sosial dan keadilan ekonomi bagi setiap warga negara," imbuhnya.

Meski demikian, apabila aturan tersebut bisa direalisasi, Bamoset menyarankan agar pengguna motor gede (moge) hanya bisa masuk ke jalan tol pada Sabtu dan Minggu saja. Hal itu dilakukan agar tidak mengganggu pengendara sepeda motor lain.

"Tapi pemakai motor besar jangan senang dulu. Saya mengimbau nanti motor besar melalui jalan tol hanya di hari Sabtu-Minggu, selebihnya motor-motor kecil para pekerja rakyat kita yang belum mampu membeli kendaraan roda empat," ucap dia.

Dalam acara ini, turut hadir Wakil Presiden KH Ma'ruf Amin, Ketua DPR Puan Maharani, dan puluhan komunitas motor.

Sebelumnya, gagasan sepeda motor 'masuk' tol sempat dilontarkan juga oleh Bamsoet dan menimbulkan pro-kontra. Saat jadi polemik, Bamsoet menjelaskan lebih terperinci perihal gagasannya itu.

Bamsoet mengatakan, sejak sepuluh tahun lalu, jalur tol khusus sepeda motor mulai ada,pertama kali di Jalan Tol Suramadu. Lima tahun kemudian, kata Bamsoet, jalan tol khusus sepeda motor dibangun di Bali Mandara.

Menurut Bamsoet, penyediaan jalur khusus motor yang terpisah dengan mobil di jalan tol dengan pertimbangan keselamatan, merupakan salah satu contoh baik hadirnya keberpihakan negara dan asas keadilan terhadap rakyat yang secara ekonomi belum mampu memiliki mobil sebagai moda transportasi.

Bamsoet mengatakan, berdasarkan data tahun 2018 yang diperoleh dari Mabes Polri, jumlah sepeda motor yang terdaftar di seluruh Indonesia menyentuh angka yang sangat signifikan. Per 1 Januari 2018, katanya, angka tersebut mencapai 111 juta, atau tepatnya 111.571.239 unit kendaraan. Dia memperkirakan jumlah kendaraan roda dua per Januari 2019 mencapai lebih dari 120 juta unit.

Dia menyebut jalur tol untuk sepeda motor menghasilkan penurunan tingkat kecelakaan roda dua di Bali. Menurutnya, dengan jalur motor satu arah dan lebar hanya 2,5 meter, potensi tabrakan menjadi sangat minim. (detikcom/d)

Berita Terkait

Headlines

Era Baru AI Phone, 400 Juta Warga Dunia Gunakan Kecerdasan Buatan Samsung

Headlines

Polres Belawan Tangkap Terduga Pengedar Sabu di Kelurahan Tangkahan

Headlines

Henry Jhon Hutagalung Minta Wali Kota Jangan Persempit Ruang Jualan Daging Babi

Headlines

Masyarakat Saribudolok Minta PLN Tidak Memadamkan Listik Selama Ramadan

Headlines

Polres Tanjungbalai Gelar Patroli Asmara subuh

Headlines

Gerakan ASRI dan Arah Baru Kebijakan Lingkungan di Era Prabowo