Kasus Penganiayaan

Keluarga Kiki Handoko Sembiring Berdamai dengan Bripka Karingga Ginting dan Bripka Mario

Redaksi - Kamis, 13 Agustus 2020 09:36 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2020/08/_6484_Keluarga-Kiki-Handoko-Sembiring-Berdamai-dengan-Bripka-Karingga-Ginting-dan-Bripka-Mario.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
SIB/Danres Saragih
BERDAMAI: Nabari Ginting memimpin perdamaian kedua belah pihak sebelum memberikan ayam masak disaksikan tokoh-tokoh adat Sumut, Selasa (11/8) malam di Deli Hall Medan Club. 

Medan (SIB)

Keluarga Kiki Handoko Sembiring beserta keluarga Bripka Karingga Ginting dan Bripka Mario, akhirnya Selasa (11/8) malam melakukan perdamaian di Deli Hall Medan Club. Acara perdamaian diwarnai penyerahan ayam masak kepada kedua keluarga Bripka Karingga Ginting dan Bripka Mario disaksikan tokoh-tokoh adat Sumut.

Hadir dalam acara itu antara lain CP Nainggolan SE MAP, Ketua Pemuda Merga Silima Indonesia Mbelin Brahmana, Sekretaris DPD F SPTI-KSPSI Sumut Ramlan Purba SH, Ketua KSPSI Medan Martin Bangun, Ketua KSPSI Deliserdang Kingho Sembiring Brahmana, perwakilan keluarga Haloho Mangatur Sihaloho dan mewakili keluarga Ginting.

Tokoh Karo Drs Nabari Ginting usai acara perdamaian kepada SIB mengatakan, kejadian penganiayaan memang tidak di inginkan, tetapi dengan adanya perdamaian dari hati yang bersih, berarti semua sudah selesai, tidak ada persoalan lagi.

“Jadi malam ini kita sudah sepakat kedua belah pihak, berdamai. Namanya manusia pasti ada kekurangan, kesilapan, kalau sudah berdamai jangan diperbesar masalah lagi, mari persoalan kecil dihabiskan dan persoalan besar dikecilkan,” harapnya.

Akademisi USU Roy Fachraby Ginting SH MKn mengatakan, kedua belah pihak sepakat menempuh apa yang diwariskan nenek moyang suku Karo yakni ‘Purpur Sangi’. Hal itu membuktikan tidak ada persoalan di dalam dunia ini yang tida bisa diselesaikan, intinya adalah cinta kasih dan cinta perdamaian.

“Bagaimanapun hebatnya pertikaian bila diselesaikan dengan hati bersih, pasti semuanya berhasil. Jadi hari ini kita tunjukkan kepada seluruh tokoh masyarakat di Sumut baik tokoh Karo, Mandailing, Batak, Melayu dan lainnya semua berkumpul dengan satu hati. Dan teryata itu sangat ampuh, sebab bagaimanapun beratnya perkara di pengadilan, hakim selalu bertanya apakah kalian sudah

berdamai, itu selalu dipertanyakan hakim. Artinya ketika sudah dilakukan perdamaian, maka hukum itu bisa agak melemah,” katanya.

Tokoh Batak Toba, Elbiner Silitonga mengapresiasi acara perdamaian yang dilakukan dua belah pihak. Dia mengatakan kalau kedua belah pihak sudah melakukan perdamaian, kiranya hukum juga mengikutinya. “Malam ini kedua belah pihak sudah berdamai, kami berharap persoalan juga sudah selesai, bila di kantor polisi belum selesai berarti ini ada keanehan,” ujarnya.

Sementara Pemangku Adat Peranginangin Langkat, Datuk Erwinsyah Peranginangin mengatakan, bila semua persoalan diselesaikan secara adat maka semua akan selesai, artinya bila adat itu sudah bersatu padu, apa pun suku dan agamanya mudah-mudahan di situ ada kedamaian, karena damai itu indah. (M12/c)


Tag:

Berita Terkait

Headlines

Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut Terima Kunjungan Edukatif Pesantren Darularafah Raya di Fuel Terminal Medan

Headlines

Libur Panjang Imlek 2026, Jasamarga Catat Peningkatan Volume Lalin di 6 Ruas Tol Regional Nusantara

Headlines

Patroli Malam Jelang Imlek, Polsek Medang Deras Perketat Pengamanan Rumah Ibadah.

Headlines

Cadenazzi Borong Dua Gol, PSMS Hajar Sumsel United

Headlines

Pemko Medan Luncurkan PKH Adil Makmur Bantu Warga Kurang Mampu

Headlines

Ibadah Bhayangkari Cabang Kota Besar Medan, Pdt Iwan Simorangkir: Wanita Sumber Kebahagiaan dan Berkat