Pematangsiantar (SIB)
Ephorus HKBP Pdt DR Darwin Lumbantobing menyatakan, pihaknya tengah melakukan persiapan pelaksanaan Sinode Godang HKBP, namun karena masih pandemi Covid-19 maka perlu dikaji kembali.
" Terkait pelaksanaan Sinode Godang, kami masih akan mengkaji, apakah bisa dilaksanakan atau tidak. Itu keputusan kami, tetapi belum bisa kita pastikan karena di Tapanuli Utara ada perkembangan baru. Demikian juga dengan daerah -daerah lain dan kita tahu bersama anggota Sinode Godang bukan hanya dari Tapanuli tetapi dari seluruh Indonesia,"ujar Darwin Lumbantobing kepada wartawan Minggu (6/9) sore seusai peresmian Sopo Godang HKBP, Jalan Gereja Pematangsiantar.
Selanjutnya dijelaskan Pdt DR Darwin Lumbantobing, 32 distrik yang ada sekarang berada di semua provinsi di Indonesia. Sehingga sampai saat ini pihaknya masih mengkaji dampak positif dan negatifnya untuk melaksanakan Sinode Godang.Sehingga ada kemungkinan untuk menunda pelaksanaan Sinode Godang HKBP tersebut.
"Untuk kegiatan tersebut tidak tergantung pada kepala daerah saja .Tapanuli siap menerima, sedangkan provinsi lain tidak siap memberangkatkan bagaimana,"tanya Pdt DR Darwin Lumbantobing.
Sinode Godang lanjutnya tidak ditentukan satu bupati bahkan oleh satu provinsi, tetapi seluruh daerah yang berada di Indonesia akan dikaji pihaknya. Sementara itu terkait pelaksanaan Sinode Distrik, berdasarkan laporan yang diterima pihaknya belum mencapai 50 persen dari jumlah distrik yang ada di HKBP dan masih ada beberapa distrik lagi yang belum mengadakan sinode.
Diharapkannya, Sinode Godang HKBP nantinya dapat berlangsung dengan baik.Pelaksanaan kegiatan tersebut diharapkan akan menjawab masalah-masalah yang digumuli HKBP baik secara organisatoris , teologis maupun secara umat. Sementara itu jumlah peserta yang akan mengikuti Sinode Godang diperkirakan lebih kurang 1.300 orang yang terdiri dari pendeta dan perutusan Sinode Godang.(S04/c)