Jokowi Yakin Indonesia Mampu Kendalikan Pandemi Covid-19, Ajak Masyarakat Bersyukur

Redaksi - Senin, 11 Januari 2021 09:02 WIB
Foto: Rusman - Biro Pers Sekretariat Presiden
Presiden Jokowi 

Jakarta (SIB)

Presiden Jokowi menegaskan pandemi Covid-19 di tanah air belum berakhir. Meski demikian, ia yakin Indonesia mampu mengendalikan pandemi ini, baik dari sisi kesehatan maupun ekonomi.

"Walaupun pandemi belum berlalu, tetapi kita bersyukur bahwa kita termasuk negara yang mampu mengelola tantangan ini," kata Jokowi dalam sambutannya di peringatan HUT ke-48 PDIP secara virtual, Minggu (10/1).

Jokowi yakin penanganan kesehatan dan pemulihan ekonomi dapat dilakukan secara beriringan. Hal ini, kata dia, harus terus menerus dijaga.

"Penanganan kesehatan yang bisa dikendalikan dengan terus meningkatkan kewaspadaan dan juga pertumbuhan ekonomi yang sudah naik kembali sejak kwartal ketiga tahun lalu meskipun pada kondisi minus. Keseimbangan inilah yang harus terus menerus kita jaga" tuturnya.

Mantan Gubernur DKI Jakarta itu lalu berbicara mengenai program vaksinasi yang akan segera dimulai. Namun, dengan catatan, izin penggunaan darurat dari BPOM sudah keluar.

Kendati demikian, Jokowi mengingatkan bukan berarti dengan adanya vaksin lalu protokol kesehatan diabaikan. Ia meminta masyarakat untuk tetap disiplin melaksanakan protokol Covid-19.

"Walaupun imunisasi vaksinasi sudah dimulai, saya ingin titip kepada kita semua agar yang namanya protokol kesehatan harus disiplin kita jalankan," tegasnya.

Jokowi juga mengungkapkan minggu depan akan datang sebanyak 15 dosis vaksin dalam bentuk bahan baku. Jumlah itu menyusul 3 juta dosis yang sudah tiba sebelumnya.

"15 juta dosis vaksin dalam bentuk bahan baku, vaksin tersebut kurang lebih sudah terdistribusi ke daerah-daerah dan rencanannya vaksin ini akan kita gunakan untuk 1,6 juta tenaga kesehatan, tenaga media yang tersebar di 34 provinsi sebagai prioritas vaksinasi awal," urai Jokowi.

Setelah tenaga kesehatan, yang akan berikutnya divaksinasi adalah TNI-Polri, guru, dan masyarakat. Setiap bulan akan terus datang dosis vaksin hingga mencapai total yang dibutuhkan Indonesia.

"Tentu jumlah vaksin ini tidak akan berhenti di situ saja. Setiap bulan nanti akan datang lagi pengiriman-pengiriman vaksin dan hingga akhir tahun ini total yang akan kita terima kurang lebih 426 juta vaksin," pungkasnya.

Presiden Joko Widodo mengajak masyarakat untuk bersyukur karena Indonesia mampu mengelola pandemik Covid-19 baik dari sisi kesehatan maupun perekonomian.

"Walau pandemik belum berlalu tapi kita bersyukur bahwa kita termasuk negara yang mampu mengelola tantangan ini, penanganan kesehatan yang bisa dikendalikan dengan terus meningkatkan kewaspadaan dan pertumbuhan ekonomi yang sudah naik kembali sejak kuartal 3 lalu meski dalam kondisi minus," kata Presiden Joko Widodo.

"Tahun 2020 yang baru saja kita lalui benar-benar menguji ketangguhan kita, menguji keuletan sebagai bangsa besar ujian yang tidak mudah, sebuah ujian yang sangat sulit pandemik Covid-19 telah mengakibatkan krisis kesehatan dan krisis ekonomi di seluruh dunia," tutur Presiden Jokowi.

Menurut Presiden Jokowi, ada 215 negara di seluruh dunia mengalami masalah yang sama dan tercatat sekitar 90 juta orang telah terpapar Covid-19 serta 1,9 juta meninggal karena pandemik.

"Indonesia juga mengalami hal yang sama dan pemerintah telah mengambil langkah-langkah yang luar biasa untuk mengurangi dampak dan krisis ini dan masyarakat juga harus memulai cara-cara hidup baru yang pasti juga tidak mudah," ujar Presiden. (kumparan/Merdeka.com/d)

Sumber
: Hariansib edisi cetak

Tag:

Berita Terkait

Headlines

Utang Baru Pemerintahan Prabowo di 2026 Direncanakan Tembus Rp 781 Triliun, Tertinggi Sejak Pandemi

Headlines

Prabowo akan Tambah Utang Rp781,9 T, Terbesar Sejak Pandemi Covid-19

Headlines

Bank Dunia Soroti Lemahnya Penerimaan Pajak di Indonesia

Headlines

Dituding Penyebab Pandemi Covid-19, China Bantah Keterlibatan Institut Virologi Wuhan

Headlines

Ramalan Baba Vanga yang Mengerikan, Kiamat Mulai 2025

Headlines

Relawan Lentera Bobby-Surya Dideklarasikan