Menteri KKP Ajak TNI AL Perangi Penyelundupan Benih Lobster

Redaksi - Rabu, 17 Maret 2021 09:10 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/photo/berita/dir032021/_1037_Menteri-KKP-Ajak-TNI-AL-Perangi-Penyelundupan-Benih-Lobster.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on false in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on false in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
Foto: Kementerian Kelautan dan Perikanan
Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono mengajak TNI AL

Jakarta (SIB)

Menteri Kelautan dan Perikanan Sakti Wahyu Trenggono mengajak TNI AL terlibat dalam mengoptimalkan potensi perikanan budidaya di wilayah pesisir. Salah satunya yang ada di kawasan Lampon, Kabupaten Banyuwangi, Provinsi Jawa Timur.

"Saya mengajak teman-teman di sini untuk ikut mengembangkan potensi perikanan budidaya yang ada di sekitaran Lampon," ujar Trenggono dalam keterangan tertulis, Selasa (16/3).

Hal ini disampaikan Trenggono saat menghadiri peresmian Gedung Evert Julius Ven Kondou di Pusat Latihan Pertempuran Marinir (Puslatpurmar) - 7 Lampon. Dia datang bersama Kepala Staf Angkatan Laut (KASAL) Laksamana TNI Yudo Margono.

Saat perjalanan ke Puslatpurmar-7 Lampon, Trenggono melihat deretan keramba jaring apung di sekitar pantai. Menurutnya, akvitas budidaya selama ini berperan menghidupkan ekonomi masyarakat Lampon, di samping dari hasil tangkapan di laut.

Trenggono pun menyarankan TNI AL memanfaatkan lahan kosong yang tersedia di Puslatpurmar Lampon untuk kegiatan budidaya. Bisa membudidayakan udang vaname, lobster atau komoditas perikanan lain yang cocok untuk pesisir Lampon.

Lebih lanjut Trenggono menyampaikan rasa optimisnya bahwa sinergi antara KKP dan TNI AL dalam menjaga kedaulatan dan kekayaan sumber daya laut Indonesia akan semakin kuat. Keduanya pun sudah sepakat memerangi aktivitas ilegal di lautan, salah satunya penyelundupan benih bening lobster.

"Semoga kita bisa kerja sama, khususnya menjaga kekayaan alam laut kita dan kemudian menciptakan level kesejahteraan atau ruang kesejahteraan bagi prajurit TNI AL," pungkasnya.

Sementara itu Direktur Jenderal Perikanan Budidaya KKP, Slamet Soebjakto menyebut pantai Lampon memang menyimpan potensi perikanan budidaya yang cukup besar. Salah satu komoditas yang bisa dikembangkan adalah lobster.

"Ke depan daerah ini bisa diplot menjadi tempat budidaya lobster. Lokasinya sangat bagus," ujar Slamet Soebjakto yang turut serta mendampingi Trenggono.

Lebih jauh dia menjelaskan secara keseluruhan aktivitas budidaya di Banyuwangi sudah berjalan baik. Baik untuk komoditas air tawar dan juga payau.

Ia mengatakan KKP memiliki kantor unit pelaksana teknis untuk mendorong peningkatan produktivitas perikanan di sekitar Banyuwangi. Tim KKP di daerah juga siap memberikan pendampingan bagi masyarakat yang ingin menekuni perikanan budidaya (detikcom/d)

Sumber
: Hariansib edisi cetak

Tag:

Berita Terkait

Headlines

Buka Bersama, Kapolresrabes Medan Ajak Masyarakat Jaga Kamtibmas Jelang Idul Fitri 1447 H

Headlines

Jelang Lebaran, Pajak Harangan Siduadua Saribudolok Ramai Dikunjungi

Headlines

Tugu Jagung Tigabinanga Kumuh dan Dipenuhi Rumput Liar

Headlines

Ramadan 1447 H, PT KIP Kampungpajak Santuni 97 Yatim dan Duafa

Headlines

DPRD SU Pertanyakan Program Gebyar Pajak Bapenda "Telan" Anggaran Rp28 Miliar

Headlines

Tembus 6 Juta Pelaporan SPT Tahunan, DJP Luncurkan Coretax Form dan Coretax Mobile