Kekerasan Berlanjut, Aparat Myanmar Tembaki Nakes yang Berdemo

Redaksi - Jumat, 16 April 2021 10:34 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/photo/berita/dir042021/_7764_Kekerasan-Berlanjut--Aparat-Myanmar-Tembaki-Nakes-yang-Berdemo.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on false in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on false in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
(dok. AP/TheinZaw)
Ilustrasi -- Tenaga medis berunjuk rasa melawan kudeta di Myanmar

Naypyitaw (SIB)

Pasukan keamanan junta militer Myanmar melepas tembakan ke arah para tenaga kesehatan (nakes) yang menggelar unjuk rasa pro-demokrasi di kota Mandalay. Satu orang dilaporkan tewas dan beberapa orang lainnya luka-luka saat pasukan keamanan menembaki para demonstran.

Seperti dilansir Reuters, Kamis (15/4), demonstran terus menggelar aksi melawan junta militer Myammar sepanjang pekan ini meskipun ada peringatan Tahun Baru tradisional. Diketahui bahwa unjuk rasa meluas sejak militer melancarkan kudeta terhadap pemerintahan sipil Aung San Suu Kyi pada 1 Februari lalu.

Para tenaga kesehatan yang beberapa berada di garis depan gerakan melawan kudeta, berkumpul di Mandalay -- kota terbesar kedua di Myanmar -- pada Kamis (15/4) waktu setempat. Laporan BBC Burma menyebut pasukan keamanan Myanmar segera tiba di lokasi untuk membubarkan mereka.

Menurut BBC Burma, pasukan keamanan Myanmar melepas tembakan dan menahan beberapa orang di wilayah tersebut. BBC dan outlet berita lainnya tidak memiliki informasi detail soal korban jiwa maupun jumlah orang yang ditangkap dalam unjuk rasa itu.

Namun media lokal Khit Thit melaporkan bahwa seorang pria terkena tembakan dan tewas di dalam kompleks sebuah masjid yang ada di dekat lokasi unjuk rasa, saat pasukan keamanan Myanmar berupaya membubarkan para tenaga kesehatan yang berunjuk rasa.

Junta militer Myanmar belum memberikan komentarnya.

Seorang warga setempat yang tinggal di dekat masjid, menuturkan bahwa para tentara tiba-tiba datang dan mulai melepas tembakan. Menurut warga yang enggan disebut namanya itu, satu orang terluka akibat tembakan itu dan dilarikan ke rumah sakit.

"Tidak ada aksi protes di sini. Tentara baru saja datang dan tampaknya mencari seseorang," tutur warga setempat itu via telepon.

BBC Burma melaporkan empat orang mengalami luka-luka di wilayah tersebut.

Unjuk rasa antikudeta di Myanmar terus digelar saat negara itu merayakan Tahun Baru tradisional yang disebut Thingyan, yang diwarnai libur selama lima hari berturut-turut mulai Selasa (13/4) waktu setempat. Ratusan orang turun ke jalanan di beberapa kota untuk melanjutkan aksi menentang junta militer Myanmar.

Data terbaru kelompok aktivis setempat, Asosiasi Bantuan untuk Tahanan Politik, menyebut pasukan keamanan Myanmar sejauh ini telah menewaskan 715 orang dalam berbagai unjuk rasa sejak kudeta. (detikcom/f)

Sumber
: Koran SIB

Tag:

Berita Terkait

Headlines

Motif Penolakan Seks Picu Pembunuhan Sadis Wanita di Medan Denai

Headlines

Satreskrim Polres Tanjungbalai Amankan 3 Pelaku Curas

Headlines

PGI Kecam Keras Teror Air Keras terhadap Pimpinan KontraS Andrie Yunus

Headlines

UU TPKS Berlaku Bagi Semua Usia, Dalih Pacaran Tak Lagi Lindungi Pelaku Kekerasan Seksual

Headlines

Gerbang Polda DIY Dirobohkan Massa Protes Kekerasan Aparat, Demonstran Corat-coret Tembok Markas

Headlines

Kasus Anak Masih Perhatian Serius Kepolisian, 9 Kasus Anak Ditangani di Awal 2026 di Pematangsiantar