Gelar Aksi di KPK, Koalisi Sipil Tuntut Firli Diuji Wawasan Antikorupsinya

Redaksi - Sabtu, 08 Mei 2021 09:00 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/photo/berita/dir052021/_9856_Gelar-Aksi-di-KPK--Koalisi-Sipil-Tuntut-Firli-Diuji-Wawasan-Antikorupsinya.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
Wilda/detikcom
Aksi Koalisi Masyarakat Sipil Antikorupsi di gedung KPK.

Jakarta (SIB)

Koalisi Masyarakat Sipil Antikorupsi menggelar aksi terkait polemik tes alih status pegawai KPK menjadi aparatur sipil negara (ASN). Koalisi Masyarakat Sipil menuntut Ketua KPK Firli Bahuri diuji wawasan antikorupsinya.

Aksi Koalisi Masyarakat Sipil Antikorupsi digelar di halaman gedung KPK, Jalan Kuningan Persada, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (7/5) siang. Sejumlah peserta aksi turut membentangkan spanduk.

"Aksi kita pada kali ini dari Koalisi Masyarakat Sipil untuk memperlihatkan bahwa ada kejanggalan dan permasalahan yang terjadi terkait dengan pelaksanaan TWK yang dilakukan oleh KPK. Jika kita berbicara tentang pelaksanaan tes wawasan kebangsaan, kita pun perlu menguji tes wawasan antikorupsi Ketua KPK Firli Bahuri," kata peneliti dari ICW Wana Alamsyah kepada wartawan di depan gedung.

Wana dan kawan-kawan turut membawa spanduk yang bertulisan 'mengundang Komjen Firli Bahuri pada seleksi tes wawasan antikorupsi. Pak Firli, tes kompetensi dulu yuk!' berikut dengan aksi teatrikal dengan wajah Firli. Selain itu, ada spanduk kecil yang bertuliskan daftar pertanyaan wawasan kebangsaan versi Firli Bahuri dan pertanyaan wawasan kebangsaan versi antikorupsi.

Wana mengatakan pihaknya mengundang secara terbuka kepada Firli Bahuri untuk menjawab beberapa pertanyaan yang diajukan oleh masyarakat antikorupsi. Ada 13 pertanyaan tes wawasan antikorupsi yang telah disusun.

"Terkait dengan apakah kami sudah melampirkan sejumlah pertanyaan, ada sekitar 13 pertanyaan yang kami tawarkan kepada pimpinan KPK untuk dijawab. Ya itu sebenarnya ini aksi teatrikal kami, terkait dengan undangan terbuka kepada Ketua KPK Firli Bahuri untuk mengisi soal-soal yang sudah kami susun terkait dengan tes wawasan antikorupsi yang sudah kita buat begitu," tuturnya.

Wana mengaku kecewa atas permasalahan tes wawasan kebangsaan (TWK) yang diselenggarakan KPK. Dia heran pertanyaan yang memuat diskriminasi dan seksisme dilontarkan oleh tim penanya.

Berkaitan dengan tes wawasan kebangsaan ini sudah disampaikan KPK dalam konferensi pers pada Rabu, 5 Mei 2021. Ketua KPK Firli Bahuri menyebut aturan tes wawasan kebangsaan itu berdasar pada Peraturan Komisi (Perkom) Nomor 1 Tahun 2021 tentang Tata Cara Pengalihan Status Pegawai Menjadi ASN.

Ketua KPK Firli Bahuri mengaku tidak tahu materi pertanyaan dalam tes itu. "Mohon maaf, itu bukan materi KPK, karena tadi sudah disampaikan yang menyiapkan materi siapa, penanggung jawabnya siapa, kan jelas tadi," ucap Firli. (detikcom/d)

Sumber
: Koran SIB

Tag:

Berita Terkait

Headlines

Aksi GPR Desak Polda Sumatera Utara Tertibkan Dugaan Prostitusi di Hotel Jalan Nibung Medan

Headlines

BBPOM di Medan Vaksin 200 Peserta

Headlines

KPK Dalami Peran PT Blueray dalam Kasus Suap Impor di DJBC, Enam Tersangka Ditetapkan

Headlines

Sampaikan Evaluasi, Cipayung Plus Sumut Gelar Aksi Unjuk Rasa di Kantor Wali Kota Medan

Headlines

DPRD SU: Mundurnya 3 Kadis Bentuk Fenomena "Silent Resignation" Birokrasi Pemprovsu

Headlines

Puluhan Mahasiswa Desak Gubernur Sumut Robohkan THM Bluenight, Diduga Jadi Sarang Narkoba