Jakarta (SIB)- Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) memperkirakan kerugian yang timbul akibat bencana alam mencapai Rp 30 triliun. Hal tersebut karena terjadinya bencana banjir, longsor dan puting beliung melanda sebagian besar wilayah Indonesia bulan ini yakni terjadi 182 kasus bencana alam sepanjang Januari 2014. Jumlah korban jiwa 137 orang dan 1,1 juta jiwa mengungsi. Sebanyak 1.234 rumah rusak berat, 273 rumah rusak sedang, 2.586 rumah rusak ringan dan kerusakan infrastruktur.Demikian dikatakan Kapus Data dan Informasi BNPB Sutopo Purwo Nugroho, Selasa (28/1), hingga kini intensitas curah hujan di seluruh Indonesia masih tetap tinggi sampai Maret. Kondisi ini memunculkan potensi bencana di wilayah lain bisa saja terus terjadi."Sebagian besar korban tewas akibat longsor berada di Kudus, Manado, Tomohon dan Jombang. Untuk banjir bandang di Sulut sementara ini sudah mencapai Rp 1,87 trilyun, belum lagi banjir Jakarta dan Pantura yang diperkirakan menimbulkan kerugian puluhan trilyun," papar Sutopo.Misalnya Sulut, Sutopo menjelaskan banjir dan longsor mengakibatkan kerusakan rumah, kerusakan fasum, pertanian dan peternakan, kantor, infrastruktur dan sebaginya. Sedikitnya ada 15 ribu jiwa mengungsi. "Pencarian korban longsor di Tomohon masih terus dilakukan. Untuk itu, faktor ulah manusia dan degradasi lingkungan lebih dominan dibandingkan faktor alam yang menyebabkan banjir dan longsor," tutup Sutopo. (Dik3/w)