Tahanan Korupsi Meningkat, KPK Dapat Tambahan Rutan dari Puspomal

Redaksi - Minggu, 12 Juni 2022 09:59 WIB
Foto: Andhika Prasetia/detikcom
Ilustrasi KPK 

Jakarta (SIB)

KPK menambah kapasitas rutan lantaran jumlah tersangka korupsi yang meningkat. Tambahan rutan disumbang oleh Polisi Militer Angkatan Laut (Puspomal) yang berada di wilayah Jakarta Utara.

Ketua KPK Firli Bahuri menyambut baik atas penambahan kapasitas rutan ini. Pertemuan bersama Puspomal TNI berlangsung di gedung Merah Putih KPK pada Jumat (10/6).

"Penyediaan fasilitas rumah tahanan oleh Puspomal TNI ini sebagai wujud sinergi KPK bersama aparat penegak hukum lainnya dalam menjalankan tugas pemberantasan korupsi," kata Firli dalam keterangan tertulis, Sabtu (11/6).

Ruang tahanan baru tersebut akan ditempatkan di Cabang Rumah Tahanan Kelas I Jakarta Timur KPK di Mako Puspomal, Jalan Boulevard Bukit Gading Raya Nomor 9, Kelapa Gading Barat, Kecamatan Kelapa Gading, Jakarta Utara.

Wakil Ketua KPK Alexander Marwata yang turut hadir dalam audiensi tersebut mengatakan penambahan kapasitas ruang tahanan ini untuk meningkatkan kualitas layanan rumah tahanan. Dia menyebut KPK memang benar-benar membutuhkan kapasitas rutan yang lebih.

"KPK sebetulnya tidak ingin menambah ruang tahanan. Namun kian hari tersangka dugaan tindak pidana korupsi bertambah," kata Alex.

Senada dengan Alex, Wakil Ketua KPK lainnya, Nawawi Pomolango, mengapresiasi pemberian fasilitas ruang tahanan kepada KPK. Menurutnya, hal ini merupakan bentuk dukungan dalam upaya pemberantasan korupsi di Indonesia.

"Fasilitas ini betul-betul membantu kerja pemberantasan korupsi," ujar Nawawi.[br]

Ruang tahanan baru KPK di Mako Puspomal TNI dibangun untuk kapasitas 16 orang tahanan. Rencananya, ruang tahanan tersebut akan digunakan bagi tahanan laki-laki.

Saat ini KPK memiliki tiga rutan, yaitu Rutan Merah Putih di Jalan Kuningan Persada Kavling 4, Setiabudi, Jakarta Selatan; Rutan Guntur di Jalan Sultan Agung, Jakarta Selatan; dan Rutan C1 Gedung KPK lama, Jalan HR Rasuna Said Kavling C1 Setiabudi, Jakarta Selatan.

Per hari Jumat (10/6), Rutan Gedung Merah Putih KPK terisi 19 tahanan pria dari total kapasitas untuk 25 orang tahanan, untuk ruang tahanan wanita telah terisi 8 orang dan kapasitas sudah penuh. Kemudian Rutan Pomdam Guntur terdapat 21 orang tahanan dari kapasitas 32 orang, dan 13 tahanan dari 19 kapasitas di Rutan C1 Gedung KPK C1.

Audiensi ini juga hadiri pihak Puspomal TNI AL, yaitu Danpuspomal Laksamana Muda TNI Edwin, Direktur Pembinaan Penegakan Hukum (Dirbin Gakkum) Kolonel Laut (PM) Julkiply Pane, Dirbin Rustahmil Kolonel Laut (PM) Gultom, Kasat Idik Kolonel Laut (PM) Muriantoni, dan Kepala Stal Tahmil Letkol Laut (PM) Hari Subagio.

Danpuspomal Laksamana Muda TNI Edwin merasa senang dan suatu kehormatan pihaknya dapat turut serta membantu KPK dalam pemberantasan korupsi. "Ke depannya, kami akan selalu mendukung dan membantu KPK," ujar Laksma Edwin

Kerja sama KPK dan Danpuspomal TNI juga merambah pada kegiatan pendidikan antikorupsi.

KPK akan melakukan kegiatan sosialisasi dan bimbingan teknis (bimtek) antikorupsi bagi para anggota Danpuspomal TNI beserta keluarganya. Hal tersebut untuk menumbuhkan budaya antikorupsi dalam institusi TNI. (detikcom/f)

Sumber
: Koran SIB

Tag:
KPK

Berita Terkait

Headlines

Menohok, Anggota DPR Sebut Pernyataan Jokowi soal UU KPK Tak Tepat

Headlines

KPK Dalami Peran PT Blueray dalam Kasus Suap Impor di DJBC, Enam Tersangka Ditetapkan

Headlines

KPK Ungkap Mulyono Kepala Pajak Banjarmasin Jabat Komisaris di 12 Perusahaan

Headlines

Jaksa Muda Kejagung Batal Bersaksi, KPK Tetap Pede Pulangkan Paulus Tannos

Headlines

Total 17 Orang Ditangkap KPK Terkait OTT Pejabat Bea Cukai

Headlines

Kabur Saat OTT Bea Cukai, Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buronan KPK