Ranil Wickremesinghe Terpilih Jadi Presiden Sri Lanka: Perpecahan Telah Berakhir

Redaksi - Kamis, 21 Juli 2022 08:59 WIB
Foto: Tangkapan layar saluran YouTube resmi Parlemen Sri Lanka via AP/ctpost.com
PEMILIHAN PRESIDEN: Parlemen Sri Lanka saat melakukan pemilihan Penjabat Presiden Ranil Wickremesinghe (kiri depan) menjadi presiden baru di Kolombo, Sri Lanka, Rabu (20/7). Wickremesinghe terpilih presiden dalam pemungutan suara parleme

Kolombo (SIB)

Parlemen Sri Lanka memilih Perdana Menteri (PM) Ranil Wickremesinghe sebagai Presiden baru untuk negara itu, menggantikan Gotabaya Rajapaksa yang mundur usai kabur ke luar negeri. Wickremesinghe meraup suara teratas dibandingkan dua kandidat lainnya dalam pemungutan suara parlemen yang digelar Rabu (20/7).

Seperti dilansir Associated Press, Rabu (20/7), pemungutan suara yang digelar di ruang sidang parlemen Sri Lanka menunjukkan Wickremesinghe (73) yang sudah enam periode menjabat PM, meraup dukungan 134 suara.

Perolehan itu jauh di atas dukungan yang diraup kandidat lainnya, mantan Menteri Pendidikan Dullas Alahapperuma (63), yang mendapatkan 82 suara. Sementara kandidat ketiga, pemimpin sayap kiri Anura Dissanayake (53), hanya mendapatkan tiga suara dukungan saja.

Dalam pemungutan suara ini, para anggota parlemen memberi peringkat pada para kandidat berdasarkan preferensi, dengan lebih dari separuh suara anggota parlemen diperlukan oleh kandidat untuk bisa dinyatakan menang.[br]

Jika tidak ada kandidat yang mendapatkan jumlah suara yang diperlukan, maka kandidat dengan jumlah suara paling sedikit akan dieliminasi dan suaranya didistribusikan sesuai dengan preferensi kedua.

Kandidat yang memenangkan pemungutan suara dalam parlemen akan memimpin Sri Lanka, yang kini menjadi negara bangkut yang sedang dalam pembicaraan bailout dengan Dana Moneter Internasional (IMF), dengan 22 juta jiwa rakyatnya mengalami kekurangan pangan, bahan bakar dan obat-obatan.

Presiden baru Sri Lanka akan menjabat untuk sisa masa jabatan Rajapaksa, yang berlangsung hingga November 2024 mendatang.

Perpecahan Berakhir

Dalam komentar pertamanya, Wickremesinghe pun mencetuskan bahwa perpecahan yang terjadi di Sri Lanka telah berakhir.

"Perpecahan kita sekarang berakhir," tegas Wickremesinghe dalam pidato sambutannya usai Sekretaris Jenderal (Sekjen) Parlemen Sri Lanka, Dhammika Dasanayake, mengumumkan kemenangannya dalam pemilihan Presiden baru Sri Lanka, seperti dilansir AFP, Rabu (20/7/2022).

"Saya berterima kasih kepada parlemen atas kehormatan ini," ucap Wickremesinghe seperti dilansir Reuters.

Naiknya Wickremesinghe ke tampuk kekuasaan tergolong luar biasa. Dia sudah dua kali gagal mencalonkan diri sebagai Presiden Sri Lanka, namun akhirnya mendapatkan suara dukungan yang cukup dari parlemen meskipun hanya menguasai satu kursi sebagai Ketua Partai Nasional Bersatu (UNP).[br]

Selain sudah enam kali menjabat PM Sri Lanka, Wickremesinghe juga memiliki pengalaman dalam memegang serangkaian jabatan senior pemerintahan.

"Negara kita tengah menghadapi tantangan besar dan kita harus mengupayakan strategi baru untuk memenuhi aspirasi rakyat," cetusnya dalam pidato kemenangannya.

Beberapa waktu terakhir, Wickremesinghe memimpin negosiasi dengan Dana Moneter Internasional (IMF), dan menikmati hubungan kerja yang baik dengan negara-negara donatur utama Sri Lanka termasuk India.

Namun apakah dia akan bisa memadamkan unjuk rasa besar-besaran yang mendorong penggulingan Rajapaksa, masih harus diamati.

Terlebih setelah pencalonan Wickremesinghe sebagai kandidat presiden sempat menuai aksi protes warga Sri Lanka, dengan sosoknya dipandang sebagai sekutu Rajapaksa. Para demonstran yang turun ke jalanan pekan ini bahkan menuntut Wickremesinghe mundur dari jabatan PM dan menuduhnya melindungi kepentingan Rajapaksa. (detikcom/d)

Sumber
: KORAN SIB

Tag:

Berita Terkait

Headlines

348 Gereja di Seluruh Dunia Berduka untuk Korban Bencana di Indonesia, Sri Lanka, Thailand dan Malaysia

Headlines

Musibah di Laut Italia: Kapal Pesiar Tenggelam, Satu Tewas, Enam Hilang

Headlines

Kunjungan Dubes Sri Lanka ke Sumut Jajaki Kerja Sama Wisata Religi Buddha

Headlines

Tikus Berkeliaran, Pesawat Sri Lanka Di-grounded 3 Hari

Headlines

22 Hari Terombang-ambing, 3 ABK Sri Lanka Ditahan Tak Punya Paspor

Headlines

Tak Mampu Bayar Utang, Sri Lanka Berjuang Akhiri Krisis Keuangan Terburuk