Semifinal Piala Dunia 2022

Prancis Waspadai Serangan Balik Maroko

* Maroko Siapkan 30 Penerbangan ke Qatar
Redaksi - Rabu, 14 Desember 2022 09:20 WIB
Foto: Reuters
Pemain Timnas Prancis, Raphael Varane

Al Khor (SIB)

Pemain Tim Nasional (Timnas) Prancis, Raphael Varane, mengakui Maroko bukanlah lawan yang bisa dianggap remeh. Sebab ia menilai Prancis harus mewaspadai serangan balik Maroko yang cepat saat kedua tim berjumpa di semifinal Piala Dunia 2022 pada Kamis 15 Desember 2022 pukul 02.00 WIB.

Varane mengatakan serangan balik Singa Atlas -julukan Maroko- harus benar-benar diwaspadai oleh timnya. Pasalnya, Maroko punya keunggulan dalam hal melakukan serangan balik dengan memanfaatkan kecepatan para pemainnya.

"Mereka memiliki kekuatan dalam serangan balik dan dari bola mati atau aksi individu," kata Varane dilansir dari Tuttomercato, Selasa (13/12).

Mantan pemain Real Madrid itu mengatakan Maroko memang tidak boleh dipandang remeh. Sebab, Hakim Ziyech dan kolega sangat berpotensi memberikan perlawanan ketat dalam laga nanti.

"Maroko akan banyak memberikan kami masalah dalam laga nanti," ucapnya.

Varane mengakui Maroko adalah timnya yang cukup solid pada perhelatan Piala Dunia 2022 saat ini. Hal itu terbukti tim tersebut bisa melaju sampai babak semifinal

"Ada kekuatan sejak dari fase grup. Ini adalah tim yang sudah menyatu," katanya.

Sebagaimana diketahui, Maroko untuk kali pertama lolos ke babak semifinal Piala Dunia 2022. Sementara itu, Prancis memegang status juara bertahan.

Maroko lolos dengan status salah satu pertahanan terbaik. Tercatat mereka baru kebobolan satu kali dari lima laga Piala Dunia 2022 yang sudah dimainkan, itu golnya merupakan gol bunuh diri.

Siapkan 30 Penerbangan

Royal Air Maroc (RAM) menyiapkan 30 penerbangan dari Casablanca ke Doha untuk mengantarkan fans Maroko ke Qatar demi mendukung timnya menghadapi Prancis di semifinal Piala Dunia 2022.

Demi memaksimalkan dukungan terhadap timnas Maroko, RAM menyiapkan 30 penerbangan untuk mengangkut fans dari Casablanca ke Doha.

"Maroko sedang membuat sejarah di Qatar. Penampilan luar biasa dan heroik timnas selama Piala Dunia 2022 akan selamanya terukir dalam ingatan warga Maroko.Sebuah penampilan yang diraih berkat, khususnya, semangat publik Maroko, Pemain ke-12, atas dukungan tak henti-hentinya untuk Singa Atlas," tulis pernyataan RAM, Senin (12/12) dikutip dari Maroc Diplomatique.

"Untuk memungkinkan banyak orang Maroko yang ingin mendukung tim nasional dalam epiknya dan mengalami emosi semifinal Piala Dunia yang dijadwalkan pada 14 Desember 2022, Royal Air Maroc telah membangun 'jembatan udara' nyata antara Casablanca dan Doha," kata RAM menambahkan.

Maskapai penerbangan Maroko ini akan mengoperasikan pesawat-pesawat besar atau jumbo jet untuk mengangkut ribuan suporter ke Qatar pada Selasa (13/12) dan Rabu (14/12).[br]

"Kami bangga dapat menemani petualangan luar biasa Singa Atlas di Piala Dunia 2022 di Qatar. Setelah keberhasilan sistem yang belum pernah terjadi sebelumnya untuk pertandingan antara Maroko dan Portugal, kami sekarang mengalikan empat kali lipat dengan memobilisasi hampir 30 penerbangan dengan jet jumbo dalam waktu hanya 24 jam," kata Chairman dan CEO Royal Air Maroc.

"Melalui misi pelayanan publik kami dan untuk mempromosikan Maroko dan mendukung tim nasional kami, Royal Air Maroc tidak akan berhemat pada sumber daya teknis dan manusia.Kita semua berada di belakang Singa Atlas," kata CEO RAM menambahkan.

Tiket penerbangan khusus Casablanca-Doha dijual mulai Senin (12/12) dengan harga khusus 5.000 DH termasuk pajak untuk pulang pergi.

Sebelumnya suporter Maroko kecewa karena kurangnya penerbangan yang disediakan RAM saat Maroko menghadapi Portugal di babak 8 besar Piala Dunia 2022, Sabtu (10/12).

Prancis Mendominasi

Di atas kertas, Les Bleus - julukan timnas Prancis - berada dalam posisi yang lebih diunggulkan daripada Maroko. Mereka memiliki kedalaman skuad mumpuni dalam upaya mereka mempertahankan gelar juara.

Bukan hanya itu, skuad besutan Didier Deschamps tersebut masih memegang rekor tak terkalahkan atas Afrika Utara dalam pertemuan mereka sebelumnya.

Prancis dan Maroko sudah bertemu dalam 11 kesempatan sebelumnya, di mana Singa Atlas baru sekali berhasil mengalahkan Prancis pada tahun 1963.

Prancis, sebaliknya, lebih mendominasi dengan memenangkan tujuh pertemuan dan tiga laga lainnya berakhir imbang.

Sudah setengah dekade sejak Maroko dan Prancis bertemu. Tepatnya, di pertandingan persahabatan yang berakhir imbang 2-2.

Meski imbang, hasil tersebut menunjukkan kebangkitan nyata Maroko, setelah tujuh tahun sebelumnya mereka dihajar Prancis 5-1 pada tahun 2000.[br]

Tentunya, Prancis harus lebih memwaspadai skuad Maroko di Piala Dunia kali ini. Sebab, Maroko berhasil menembus semifinal dengan status ‘pembunuh raksasa’.

Bagaimana tidak, Maroko tak terkalahkan saat bertemu Kroasia, Belgia, Spanyol, dan Portugal di babak sebelummnya.Dari deretan lawan itu, hanya Kroasia dan Spanyol yang bisa menahan imbang Maroko 0-0 di waktu normal.

Menariknya, Maroko tercatat hanya kebobolan sekali di sepanjang turnamen ini. Itu pun tercipta dari gol bunuh diri Nayef Aguerd.

Dengan kata lain, belum ada pemain lawan yang mampu menjebol gawang Maroko.

Melihat catatan ini, Prancis nampaknya harus susah payah untuk bisa mencetak gol ke gawang Maroko sekaligus memenangkan laga demi menjejakkan kaki di final Piala Dunia 2022. (Okz/CNNI/Indosport/a)

Sumber
: Koran SIB

Tag:

Berita Terkait

Headlines

Wamenham Imbau WNI di Timur Tengah Tetap Tenang Ikuti Arahan Kedutaan

Headlines

OJK Tuntaskan Penyidikan Tindak Pidana Sektor Jasa Keuangan PT Investree Radhika Jaya

Headlines

Peralatan Makan Istana Presiden Prancis Senilai Rp 780 Juta Dirampok

Headlines

Pencurian Besar-besaran di Prancis, Total Rp19 Miliar Dibawa Maling

Headlines

Museum Louvre Dibuka Kembali Setelah Mahkota Ratu yang Dicuri Ditemukan

Headlines

Tragedi di Jantung Paris, Museum Louvre Dibobol Pemerintah Prancis Kecolongan