Takut Tinja Dicuri Intel Asing, Kim Jon Un dan Putin Bawa Toilet Sendiri Saat Bepergian

Redaksi - Jumat, 20 Januari 2023 09:17 WIB
(AFP/ALEXEY NIKOLSKY)
Pemimpin Korut, Kim Jong Un, ungkap alasan dukung Presiden Rusia, Vladimir Putin. 

Jakarta (SIB)

Pemimpin dunia seperti Kim Jong Un hingga Presiden Rusia Vladimir Putin "parno" tinja mereka dicuri intelijen, sampai-sampai membawa toilet sendiri setiap bepergian.

Ketika para warganet bingung mendengar kabar ini, pakar justru menganggap ketakutan ini wajar.

Sejak berpuluh tahun lalu, kerap muncul kabar mengenai intelijen satu negara yang mencuri tinja pemimpin dunia untuk meneliti kesehatan mereka.

Menurut para pakar, tinja memang dapat menjadi salah satu tolok ukur untuk mengetahui kondisi kesehatan pemimpin dunia.

Informasi itu dianggap penting untuk memantau seorang pemimpin negara benar-benar dapat menjalankan tugas, atau bahkan dijadikan sekutu atau tidak.

"Dapat menjadi penting karena bisa mengubah stabilitas pemerintahan, terutama di rezim-rezim otoriter dan totaliter," ujar seorang peneliti intelijen kesehatan dari Brown University, Rose McDermott.

"Mengetahui seberapa sakit seseorang, bagaimana kondisinya, bagaimana diagnosisnya, dapat memberikan informasi mengenai pejabat mana yang harus didukung dalam pemilihan selanjutnya."

Begitu penting informasi tersebut, Badan Intelijen Pusat Amerika Serikat (Central Intelligence Agency/CIA) sampai-sampai mendirikan unit khusus untuk memantau kesehatan fisik dan mental pemimpin dunia.

Bernama Medical and Psychological Assessment Cell (MPAC), unit itu merekrut ahli fisik, sosiologi, politik, kebudayaan, hingga antropologi untuk menentukan kondisi kesehatan pemimpin. Menurut media berita Post, pekerjaan MPAC jauh dari kata mudah.

Para pemimpin dunia kini sudah mulai menyadari bahwa cairan tubuh mereka menjadi incaran intelijen.

Dengan demikian, para pemimpin dunia kerap menyembunyikan kondisi kesehatan demi mencegah tanda-tanda kelemahan tubuh mereka terkuak.

Oleh karena alasan tersebut, pemimpin dunia seperti Kim Jong Un dan Vladimir Putin pun melakukan berbagai upaya agar tinja mereka tidak dicuri intelijen asing. Seperti dilansir dari The Telegraph, Kamis (19/1), Kim bahkan membawa toilet sendiri setiap bepergian.

Sementara itu, ajudan Putin biasanya mengumpulkan tinja sang presiden selama bepergian dan membawanya pulang ke Rusia. Namun, para pemimpin akan sulit berkutik ketika mereka menjalani pemeriksaan kesehatan di institusi luar negeri.

Seorang ahli fisik penulis buku mata-mata medis, Jonathan Clemente, mengungkap bahwa banyak intelijen berupaya mendapatkan informasi kesehatan ketika pemimpin dunia melakukan pemerintahan di negara lain.

Fred Burton selaku wakil presiden perusahaan strategi mata-mata Stratfor membeberkan para intelijen bisa menggali informasi itu dari berbagai pihak.

"Bisa dari pejabat rumah sakit, suster, ahli fisik, asisten, hingga kurir yang mengantarkan sampel darah atau cairan tubuh untuk dites," katanya seperti dilansir dari VOA. Ia juga berkata, "Bisa juga laboratorium. Bisa siapa saja yang punya kapabilitas untuk mengakses rekam medis di dalam lingkungan rumah sakit." (theTelegraph/VoA/c)

Sumber
: Koran SIB

Tag:

Berita Terkait

Headlines

Inggris Galang Dukungan ke Ukraina

Headlines

Putin Ejek Sistem Politik AS

Headlines

Presiden Putin Teken UU Baru, Warga Rusia Tolak Wajib Militer Bisa Jadi Buronan

Headlines

ICC Perintahkan Tangkap Presiden Rusia Vladimir Putin

Headlines

Email Intelijen Rusia Bocor, Ungkap Putin Sakit Kanker dan Parkinson

Headlines

Putin Tuduh AS Perpanjang Konflik di Ukraina, Kobarkan Konflik di Taiwan