Lubukpakam (SIB)Diduga hendak mencabuli korban karena terobsesi menonton film porno (dewasa), seorang anak di bawah umur berinsial AP (17) warga Batangkuis Kabupaten Deliserdang, tega membunuh anak tetangganya dan masih Balita (bawah lima tahun) perempuan, dengan mencekik leher korban hingga tewas.Pengungkapan kasus itu disampaikan Kapolresta Deliserdang Kombes Pol Irsan Sinuhaji SIK MH didampingi Waka Polresta AKBP Agus Sugiyarso SIK, Kasat Reskrim Kompol I Kadek Hery Cahyadi SIK MH, dan Kapolsek Batangkuis AKP Simon Pasaribu SH, Kamis (23/2) di Mapolresta Deliserdang.Tersangka AP yang sudah putus sekolah itu, diamankan tim Sat Reskrim Polresta Deliserdang bersama Personel Polsek Batangkuis, Rabu (22/2) pukul 08.00 WIB, dari rumahnya. Tersangka diamankan, setelah korban berinsial SA (4) ditemukan tewas dengan kondisi sudah membusuk, Selasa (21/2) pukul 06.30 WIB, di belakang tembok rumah orangtuanya.Dijelaskan, sebelumnya tersangka AP menonton film porno di handphone miliknya, sehingga bernafsu hendak berhubungan badan. Selanjutnya dia membuka pintu depan dan melihat korban SA melintas di depan rumahnya, sehingga dia memanggilnya dan mengajak masuk ke rumah orangtuanya, Sabtu (18/2) pukul 08.00 WIB.Setelah masuk ke dalam kamar tidur tersangka, AP hendak mencabuli korban namun takut berteriak sehingga dia mencekik leher korban. Melihat tingkah tersangka, korban pun melakukan perlawanan, membuat tersangka memperkuat tenaganya untuk mencekiknya hingga dia tewas.Mengetahui korban tidak bergerak lagi, dia selanjutnya mencabuli korban. Takut ketahuan, tersangka selanjutnya menyembunyikan tubuh korban di ruang loteng berlantai kayu rumahnya. Beberapa saat kemudian, dari jendela kamar loteng itu dia membuang mayat korban ke semak-semak persis di bawah tembok pekarangan rumah orangtuanya.DILAPORKAN HILANGSeharian tidak kelihatan, ibu korban selanjutnya membuat laporan pengaduan anak hilang, Sabtu (18/2) malam, di Mapolsek Batangkuis. Dalam laporan hilang itu disebutkan, anak tersebut pergi dari rumah, Sabtu (18/2) pukul 08.00 WIB, hendak membeli jajanan di warung yang tidak jauh dari rumahnya.Sekira 3 hari tidak kelihatan, korban SA akhirnya ditemukan sudah tewas dengan kondisi membusuk di belakang tembok rumah warga. Jenazah SA ditemukan ketika orangtua tersangka mencium adanya bau busuk yang sangat menyengat dari belakang tembok pekarangan rumahnya. Setelah diperiksa, ternyata bau busuk itu berasal dari tubuh korban yang sudah hilang sekira 3 hari. (C1/a)