Jakarta (SIB)Partai Solidaritas Indonesia (PSI) menggelar aksi simpatik menyuarakan revolusi pendidikan di Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) 2023 di depan gerbang Kemendikbud, Jakarta Pusat. Mereka tampak mengenakan seragam sekolah SD, SMP, SMA hingga berpenampilan sebagai guru."Itu menggambarkan perwakilan dari masyarakat pendidikan yang sangat rentan terhadap situasi pendidikan yang tidak adil, tidak merata, dan lain-lain. Banyak siswa terabaikan karena jumlah SMP cuma sepertiga SD, maka mayoritas anak SD akhirnya sulit mendapat SMP. Itu pun ada SMP, SMA, ada yang pakai toga, mahasiswa, ada guru, ada mahasiswa, ada dosen," kata Ketua DPP PSI yang sekaligus korlap aksi, Furqan, kepada wartawan di depan Kemendikbud, Jakarta Pusat, Selasa (2/5).Furqan mengatakan masyarakat dari lintas SD hingga guru maupun dosen merupakan kelompok kepentingan pendidikan. Menurutnya, mereka seharusnya mendapat manfaat dari pendidikan nasional, bukan justru diabaikan.Dia menuturkan revolusi pendidikan nasional merupakan gerbang perbaikan bangsa. Dia mengatakan hal itulah yang menjadi alasan pemberian simbolis bunga kepada pegawai di Kemendikbud dalam aksi tersebut.Berikut 15 tuntutan yang disuarakan PSI untuk revolusi pendidikan nasional:1. Perbaiki sekolah-sekolah rusak di Indonesia yang jumlahnya mencapai 50% lebih2. Bangun SMP dan SMA/SMK baru yang selama ini jumlahnya hanya 1/3 SD3. Jamin kesejahteraan guru, termasuk guru PPPK dan guru honorer. Minimal digaji di atas UMK (Upah Minimum Kota)4. Pastikan Anak Putus Sekolah dapat melanjutkan pendidikan5. Jadikan wajib belajar menjadi 12 tahun6. Evaluasi sistem zonasi, sampai ada pemerataan fasilitas pendidikan.7. Basmi 3 Dosa Besar Pendidikan: intoleransi, perundungan dan kekerasan dan seksual8. Jaminan pendidikan untuk anak disabilitas, berkebutuhan khusus, dan anak yang memiliki potensi kecerdasan dan bakat istimewa9. Majukan ilmu pengetahuan dan teknologi19. Bebaskan guru dan dosen dari beban administrasi11. Kuliah gratis bagi mahasiswa S112. Jaminan lapangan kerja untuk sarjana13. Hapuskan pungutan-pungutan pendidikan selama masa wajib belajar anak14. Realisasi sepenuhnya anggaran 20% APBN dan APBD untuk Pendidikan15. Pastikan Pancasila jadi mazhab pendidikan nasional (detikcom/a)