KPK Geledah Rumah Dinas Mentan Syahrul Yasin Limpo

* KPK Bawa Box Mesin Hitung Uang Hingga Kantong Warna Merah
Redaksi - Jumat, 29 September 2023 08:42 WIB
(Foto: Ant/Muhammad Adimaja)
GELEDAH: Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah rumah dinas Menteri Pertanian Syahrul Yasin Limpo di perumahan Widya Chandra, Jakarta, Kamis (28/9). Penggeledahan tersebut terkait kasus dugaan korupsi di Kementerian Pertanian.&am
Jakarta (SIB)Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK)menggeledah rumah dinas Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo (SYL) yang berada di Jalan Widya Chandra No. 28 Jakarta Selatan, Kamis (29/9). Penggeledahan di rumah dinas Mentan SYL berlangsung sejak sore.Pantauan di lokasi, selama proses penggeledahan, tidak banyak aktivitas yang terlihat.Hanya saja, sempat terlihat seseorang mengenakan rompi bertuliskan KPK.Kegiatan lain baru terlihat pukul 17.58 WIB dan pukul 18.41 WIB. Dua unit mobil Innova berwarna hitam bergerak keluar dari rumah dinas Mentan Syahrul Yasin Limpo secara bergantian.Dari dalam dua mobil itu, masing-masing berisikan dua orang. Kedua mobil pun kembali masuk ke dalam rumah secara bergantian dalam jarak waktu yang tak jauh berbeda.Dari dua mobil yang masuk, sempat terlihat ada sebuah barang menyerupai mesin hitung uang dengan bentuk kotak yang tingginya sejajar pinggang orang dewasa. Selain itu, dari dalam mobil juga tampak ada sebuah kantong berwarna merah yang dibawa seseorang.Advokat DatangBerdasarkan pantauan sekitar pukul 19.00 WIB, ada seorang advokat yang datang ke rumah dinas mentan tersebut.Setelah berbincang dengan seorang petugas dengan rompi KPK. Pria yang mengenakan rompi lembaga antirasuah itu meminta sang advokat menunggu di depan.Akhirnya advokat itu duduk di teras rumah dinas Mentan SYL dan terlihat sempat melakukan komuniksi via ponselnya. Tak lama dia berada di sana, pria itu pun keluar dari kawasan rumah Mentan SYL setelah diminta petugas KPK dan aparat kepolisian yang menjaga di pos depan.Pria bermasker dan berkemeja putih dengan tulisan 'advokat' pada bagian punggung itu enggan memberikan komentar kepada wartawan saat keluar dari rumah dinas Mentan SYL itu."No comment, no comment," ujar sang advokat sambil meninggalkan kediaman SYL.Sebelumnya, dalam pantauan sekitar pukul 18.00 WIB terlihat banyak mobil terparkir di halaman rumah dinas kader Partai Nasdem itu.Gerbang rumah tersebut terutup rapat-rapat dan dijaga dua aparat kepolisian di pos di dalam rumah dinas anak buah Presiden Jokowi itu.Terlihat pula satu pintu terbuka. Di depannya terlihat sepatu berserakan. Selain itu, ada beberapa gerakan yang dilakukan orang-orang dari halaman rumah seperti memaju-mundurkan mobil berwarna hitam.Kegiatan penggeledahan itu juga dibenarkan Kabag Pemberitaan KPK Ali Fikri. Namun, KPK belum memerinci alat bukti apa yang ditemukan dari penggeledahan tersebut. Ali mengatakan kegiatan penggeledahan masih berlangsung saat ini."Benar, ada giat di sana. Giat sedang berlangsung," kata Ali kepada wartawan.Ali enggan membeberkan lebih terang dugaan korupsi apa yang sedang diusut itu. Dia mengatakan perkara ini masih dalam tahap penyelidikan."Karena masih pada proses penyelidikan tentu tidak bisa kami sampaikan lebih lanjut. Segera kami sampaikan perkembangannya," kata Ali.KPK belum memerinci alat bukti apa yang ditemukan dari penggeledahan tersebut. Ali mengatakan kegiatan penggeledahan masih berlangsung.Dugaan korupsiSebelumnya, KPK diketahui sedang menyelidiki kasus dugaan korupsi di Kementerian Pertanian. KPK sudah meminta keterangan sejumlah orang terkait kasus di kementerian yang saat ini dipimpin Syahrul Yasin Limpo itu."Sejauh ini yang kami ketahui benar tahap proses permintaan keterangan kepada sejumlah pihak atas dugaan korupsi di Kementerian Pertanian," ucap Ali Fikri kepada wartawan, Rabu (14/6)."Ini sebagai tindak lanjut laporan masyarakat yang diterima KPK sehingga kemudian KPK tindaklanjuti pada proses penegakan hukum," imbuh Ali.Ali enggan membeberkan lebih terang dugaan korupsi apa yang sedang diusut itu. Dia mengatakan perkara ini masih dalam tahap penyelidikan."Karena masih pada proses penyelidikan tentu tidak bisa kami sampaikan lebih lanjut. Segera kami sampaikan perkembangannya," kata Ali. (CNNI/detikcom/d)

Sumber
: Koran SIB

Tag:
KPK

Berita Terkait

Headlines

KPK Ungkap Mulyono Kepala Pajak Banjarmasin Jabat Komisaris di 12 Perusahaan

Headlines

Jaksa Muda Kejagung Batal Bersaksi, KPK Tetap Pede Pulangkan Paulus Tannos

Headlines

Total 17 Orang Ditangkap KPK Terkait OTT Pejabat Bea Cukai

Headlines

Kabur Saat OTT Bea Cukai, Bos Blueray Cargo John Field Jadi Buronan KPK

Headlines

KPK Gelar Dua OTT Sehari, Jakarta dan Banjarmasin Kasus Berbeda

Headlines

KPK OTT Pejabat Pajak di Banjarmasin Terkait Restitusi