Bogor (SIB)Ketua Umum PSI Kaesang Pangarep menyebut Indonesia sedang berada di tengah jalan percepatan. Dia merasa sayang jika Indonesia malah putar arah."Kita sudah ada di tengah jalan percepatan Indonesia, sayang kalau kita berputar arah lagi," ujar Kaesang dalam paparannya di acara Konsolidasi Akbar PSI dan Relawan Jokowi di Sentul International Convention Center (SICC), Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Minggu (21/1).Putra bungsu Presiden Joko Widodo (Jokowi) ini mengajak untuk memilih pemimpin yang mampu melanjutkan hal baik yang sudah ada. Dia pun mengajak agar para pendukungnya memenangkan Prabowo Subianto-Gibran Rakabuming Raka dalam sekali putaran agar APBN hemat."Lagi-lagi kita harus pilih pemimpin yang mampu melanjutkan kinerja baik yang sudah ada," ujar Kaesang."Ya sekali (putaran) saja. Ya kalau bisa sekali saja. Sekali lebih baik, lebih cepat, nggak perlu ada kampanye-kampanye lagi, biar tidak ada perpecahan dan lebih hemat juga, APBN hemat kalau nggak salah sekitar Rp 17 triliun," sambungnya.Kaesang mengajak massa yang hadir agar datang dan mengajak orang terdekatnya mencoblos pada 14 Februari mendatang."Buat bapak dan ibu semua yang ada di sini, jangan lupa ajak sanak saudara, keluarga, tetangga, teman-temannya untuk datang ke TPS masing-masing di 14 Februari 2024," kata dia.BERJUANG SATU PUTARANSementara itu, Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri meminta masyarakat untuk pintar dalam memilih pemimpin Indonesia. Dia meminta masyarakat mempertimbangkan pengalaman politik dari masing-masing Capres-Cawapres.Hal tersebut disampaikan dalam rangkaian acara kampanye akbar Pilpres 2024 Ganjar di Lapangan Tegallega, Kota Bandung, Minggu (21/1). Mulanya Megawati meminta masyarakat untuk memenangkan paslon nomor urut 03 Ganjar Pranowo-Mahfud Md dalam satu putaran Pilpres."Kita berdoa dan berjuang putarannya satu kali aja. Bisa apa nggak satu kali? Benar nih? Karena nanti kalau di perhitungan suara, (bagaimana kalau melehe)? Tahu melehe? (Artinya) kempes," kata Megawati dalam orasinya.Megawati lantas berpesan kepada masyarakat untuk pandai dalam memilih sosok pemimpin. Megawati juga mengajak masyarakat untuk sama-sama menilai kapabilitas tiap paslon melalui debat Capres-Cawapres yang diselenggarakan KPU RI.Lebih lanjut, Megawati meminta masyarakat untuk mengikuti jejak Soekarno sebagai bapak Proklamator Indonesia. (**)