Ketua DPRD SU Apresiasi Komitmen Ganjar - Mahfud Putihkan Kredit Macet “Sandera” Petani dan Nelayan

* Petani Harus Punya Modal Kuat, Agar Tidak Lagi di Bawah Bayang-bayang Tengkulak dan Ijon
Redaksi - Selasa, 30 Januari 2024 11:03 WIB
Foto: Net
Drs Baskami Ginting

Medan (SIB)

Ketua DPRD Sumut Drs Baskami Ginting mengapresiasi komitmen pasangan Capres/Cawapres Ganjar Pranowo/Mahfud Md yang akan memutihkan kredit macet yang "menyandera" kaum petani dan nelayan, jika nantinya terpilih jadi Presiden/Wakil Presiden di Pilpres 2024.

"Kita sangat mengapresiasi komitmen itu, karena hal tersebut mengisyaratkan, bahwa pasangan "Gama" (Ganjar - Mahfud) masih konsisten berpihak kepada wong cilik dan jika terpilih nanti jadi Presiden/Wapres, harus diwujud-nyatakan," tegas Baskami Ginting kepada wartawan, Senin (29/1) di DPRD Sumut.

Penegasan itu disampaikan politisi PDI Perjuangan ini menanggapi pidato Ganjar saat kampanye di Lapangan Astaka, Pancing, Medan, Minggu (28/1) yang menegaskan akan memutihkan kredit macet yang "menyandera" kaum petani dan nelayan, jika nantinya terpilih jadi Presiden/Wakil Presiden di Pilpres 2024.

"Ini salah satu bukti bahwa Ganjar - Mahfud terus mendengarkan aspirasi dari kaum tani dan nelayan. Kita selalu menyampaikan data kongkrit yang diserap langsung dari lapangan," katanya.

Diakui Baskami, potensi perkebunan, pertanian dan perikanan di Sumut sangat besar, sehingga para petani kerap dihadapkan dengan terjadinya kelangkaan pupuk subsidi, kelangkaan solar subsidi bagi nelayan, serta kredit macet yang masih menjadi momok yang sangat menakutkan.

Berkaitan dengan itu, Baskami berharap, agar komitmen Ganjar - Mahfud yang akan memfokuskan kemakmuran bagi petani dan nelayan, akan menggeliatkan ekonomi bagi kedua sektor tersebut, sehingga tidak lagi dikuasai para tengkulak dan ijon.

Seperti yang disampaikan Ganjar, kata Baskami, Sumut memiliki komoditas unggulan pertanian dan perkebunan yang telah tersohor di seluruh Indonesia, sehingga para petani tersebut membutuhkan modal yang kuat, agar tidak lagi di bawah bayang-bayang para tengkulak maupun ijon.

Atas dasar itu, kata Baskami, Ganjar - Mahfud telah bertekad, agar dalam distribusi pupuk bersubsidi di Sumut tidak bermasalah, agar produktivitas meningkat dan petani tidak lagi memiliki kredit macet.(**)


Tag:

Berita Terkait

Headlines

Personil Sat Polairud Tanjungbalai Bantu Perbaiki Mesin Kapal Nelayan

Headlines

Petani Kesal, Pupuk Urea Langka di Saribudolok

Headlines

Harga Cabai Rawit di Saribudolok Anjlok, Petani Keluhkan Pendapatan Turun

Headlines

Harga Terong Ungu di Silimakuta Anjlok, Petani Mengeluh

Headlines

Pemkab Tapteng Salurkan 94 Ribu Kilogram Benih Padi ke Petani Pascabencana

Headlines

Poktan Sa’Oloan Tani Humbahas Siap Dukung Ketahanan Pangan