Ledakan Keras di Asrama Brimob Polda Jatim, 10 Personel Terluka

Redaksi - Selasa, 05 Maret 2024 09:40 WIB
(Foto : Ant/Didik Suhartono)
LEDAKAN: Polisi bersiaga setelah terjadi ledakan di Subden Jibom Detasemen Gegana Satbrimob Polda Jatim, Jalan Gresik, Surabaya, Jawa Timur, Senin (4/3).
Surabaya (SIB)Kapolda Jatim Irjen Imam Sugianto mengatakan, ledakan keras di Asrama Brimob Jalan Gresik Krembangan, Surabaya diduga berasal dari sisa bahan peledak di dalam gudang. Bahan peledak itu rencananya memang akan didisposal."Hari ini tanggal 4 Maret, pukul 10.19 WIB, di kantor Subdensi Detasemen Gegana Sat Brimob Polda Jatim itu terjadi ledakan," kata Imam dalam keterangan, dilansir detikJatim, Senin (4/3).Imam mengatakan sisa temuan bahan peledak ini rencananya hendak dimusnahkan. Namun bahan peledak ini meledak lebih dulu sebelum didisposal."Diduga ledakan ini berasal dari sisa-sisa temuan bahan peledak yang akan dimusnahkan, akan didisposal. Jadi kebetulan Jibom Gegana Polda Jatim ini kita belum memiliki gudang yang standar, jadi sisa-sisa bahan peledak itu disimpan di sebelah kantornya gegana dan pagi tadi meledak," imbuhnya.Irjen Imam Sugianto mengatakan, tak ada korban jiwa dalam ledakan itu.Jenderal bintang dua polisi itu mengatakan hingga saat ini tidak ada korban jiwa dari peristiwa ledakan tersebut."Alhamdulillah, sementara tidak ada korban jiwa, hanya kerugian material kantor sama satu mobil yang berisi perlengkapan untuk peledakan jibom," ujarnya.Irjen Imam menyebutkan saat ini dari labfor kemudian didampingi oleh Gegana sedang bekerja melakukan olah TKP, termasuk dibantu oleh Reskrim dari Polres Tanjung Perak Surabaya."Bom masuk dalam kategori low explosive. Mudah-mudahan nanti setelah mendapat hasil lengkap kami akan informasikan kepada rekan-rekan media," ujarnya.Sebelumnya, Kabid Humas Polda Jatim mengungkap sumber ledakan tersebut. "Semacam mortir temuan sisa perang yang belum sempat didisposal," jelas Kabid Humas Polda Jatim Kombes Dirmanto, Senin (4/3).Dirmanto menambahkan, sejatinya mortir itu hendak didisposal dalam waktu dekat."Rencananya akan didisposal minggu-minggu ini. Sekarang masih proses olah TKP," tambahnya.TerlukaLebih lanjut, Imam Sugianto menyebut, akibat ledakan itu 10 personel kepolisian terluka."Saya pastikan tidak ada korban meninggal, jadi hanya 10 korban luka-luka," kata Kapolda Jawa Timur kepada wartawan, setelah meninjau lokasi kejadian ledakan, Senin sore.Imam menjelaskan, para korban mengalami luka lantaran terkena serpihan kaca bangunan imbas ledakan tersebut.Pasalnya, saat ledakan terjadi para petugas sedang melaksanakan kegiatan latihan olah TKP pasca-ledakan di ruangan yang berjarak sekitar 10 meter dari lokasi ledakan utama atau di gudang penyimpanan bahan peledak.Kapolda memastikan seluruh personel kepolisian yang menjadi korban ledakan pagi tadi sudah mendapatkan perawatan intensif di fasilitas kesehatan milik kepolisian."Alhamdulillah sudah ditangani Rumah Sakit Bhayangkara dan tidak ada yang serius. Kami inapkan agar kondisinya bisa dilakukan observasi," ujarnya.Sementara itu, Kapolda menyatakan persentase kerusakan di Kantor Subden Jibom Detasemen Gegana Satbrimob Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Timur masih dilakukan pengecekan, termasuk pada bangunan yang ada di sekitaran lokasi kejadian."Salah satunya kantor kecamatan, kantor kodim, termasuk kaca di detasemen pecah karena efek getaran yang kuat. Kami sedang melakukan pendataan," tuturnya.Tak hanya itu, pihaknya juga siap membantu warga setempat apabila rumahnya mengalami kerusakan dampak kejadian tersebut."Kalau ada rumah yang terdampak akan kami komunikasikan dan kami perbaiki kembali," ucapnya. (**)


Tag:

Berita Terkait

Headlines

Ledakan Toko Kembang Api di Hubei Tewaskan 12 Orang saat Libur Imlek

Headlines

Bom Bunuh Diri Guncang Masjid di Islamabad, 20 Tewas

Headlines

Malam Tahun Baru Berubah Petaka, Bar Penuh Wisatawan Meledak di Swiss

Headlines

Ledakan di Masjid Imam Ali bin Abi Talib Homs Suriah, 8 Tewas Saat Salat Jumat

Headlines

Kini Terungkap Bagaimana Pelaku Ledakan SMAN 72 Jakarta Dapatkan Bahan Peledak

Headlines

Insiden di SMA 72 Jakut, 11 Siswa Alami Gangguan Penglihatan dan Pendengaran