Bangkok (harianSIB.com)Pesawat Singapore Airlines yang mengalami turbulensi parah dalam penerbangan dari
London ke
Singapura, Selasa (21/5/2024), dilaporkan telah berusia 16 tahun dan merupakan salah satu dari 23 jenis Boeing 777-300ER milik Singapore Airlines.
Dalam insiden turbulensi maut itu, satu orang meninggal dunia dan puluhan orang mengalami luka-luka.
"Kami dapat mengonfirmasi bahwa ada satu korban jiwa dan puluhan luka-luka di dalam pesawat Boeing 777-300ER tersebut," pernyataan maskapai Singapore Airlines, seperti diberitakan The Strait Times, Selasa (21/5).
Pesawat berbadan lebar yang membawa 211 penumpang dan 18 kru itu, sedang melakukan perjalanan dari Heathrow, London, namun mengalami turbulensi parah yang memaksa pilot mengalihkan pendaratan ke Bandara Suvarnabhumi di Bangkok, Thailand.
Sementara itu, Kompas.com melansir, salah satu penumpang Singapore Airlines SQ-321 bernama Dzafran Azmir mengatakan, orang-orang terlempar ke langit-langit pesawat saat turbulensi parah tersebut terjadi. (*)