Setelah PDN, Kini Data BAIS Diduga Diretas

Wilfred Manullang - Selasa, 25 Juni 2024 15:19 WIB
Foto: Akun X @FalconFeedsio
Dugaan kebocoran data BAIS TNI.
Jakarta (harianSIB.com)Peretasan terhadap sistem data bukan hanya dialami Pusat Data Nasional (PDN). Sistem data milik Badan Intelijen Strategis (BAIS) TNI diduga juga telah diretas. Saat ini TNI masih menyelidiki dugaan tersebut.

Kabar soal dugaan peretasan data milik BAIS TNI ini muncul di media sosial X. Sebuah akun @‬FalconFeeds.io mengunggah konten berisi adanya peretasan oleh peretas MoonzHaxor dari BreachForum terhadap sistem BAIS, sehingga mereka mengklaim telah menguasai sejumlah data milik BAIS TNI

"Terkait (informasi) akun X Falcon Feed yang menyiarkan bahwa data BAIS TNI diretas, sampai saat ini masih dalam pengecekan mendalam oleh Tim Siber TNI," kata Kapuspen TNI, Mayjen Nugraha Gumilar dilansir dari Antara, Selasa (25/6/2024).

Peretas dalam forum jual beli data gelap di dark web juga menyediakan contoh (sample) data yang mereka kuasai, dan menjanjikan data lengkap (full set data) kepada mereka yang ingin membayar. Dalam tangkapan layar laman BreachForum, MoonzHaxor diketahui bergabung dalam komunitas peretas itu sejak September 2023.

Pada Minggu 22 Juni 2024 lalu, MoonzHaxor juga mengumumkan telah meretas sistem Indonesia Automatic Finger Indentification System (INAFIS) Polri. Data-data yang diklaim diretas dari sistem INAFIS mencakup gambar sidik jari, alamat email, dan aplikasi SpringBoot dengan beberapa konfigurasi. Data-data itu dijual oleh MoonzHaxor seharga 1.000 dolar AS (setara Rp16,3 juta).

Kepala Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN), Letjen TNI Hinsa Siburian merespons informasi tersebut. Menurut dia, data-data yang diklaim diretas oleh MoonzHaxor itu data-data lama.

"Ini sudah kami konfirmasi dengan kepolisian, bahwa itu adalah data-data lama mereka yang diperjualbelikan di dark web itu," kata Hinsa saat jumpa pers di Jakarta, Senin 25 Juni 2024.

Hinsa menegaskan, sistem Polri saat ini tidak mengalami gangguan dan tetap berjalan dengan baik. "Kami yakinkan bahwa sistem mereka berjalan dengan baik," ucapnya. (*)

Editor
: Wilfred Manullang

Tag:

Berita Terkait

Headlines

Legislator Pertanyakan Dansatsiber TNI Anggap Ferry Irwandi Ancam Siber

Headlines

Polres Tanjungbalai Pulangkan Dua Terduga Pengoplos, Kasi Humas: Statusnya Wajib Lapor