Washington (harianSIB.com)Calon Presiden AS dari Partai Republik ditembak saat berkampanye
Pennsylvania pada Sabtu (13/7) waktu setempat.
Berdasarkan video yang diunggah CNN, Trump sedang menyampaikan pidato di hadapan kerumunan orang sebelum insiden penembakan.
Di acara itu, Trump mengenakan topi merah, jas hitam, dan kemeja putih.
"Jika Anda ingin sungguh ingin melihat sesuatu yang mereka katakan lihatlah apa yang terjadi," kata Trump dikutip CNN Indonesia, Minggu (14/7/2024).
Baru saja mengucapkan pidato, tiba-tiba terdengar suara tembakan berkali-kali. Trump seketika langsung bersembunyi di balik podium. Pendukung dia sontak berteriak dan panik.
Pasukan keamanan yang berada di dekat Trump juga bergegas menyelamatkan calon presiden itu. Tembakan terus terdengar saat Trump bersembunyi.
Dia dan pasukan keamanan sempat berdiri untuk meninggalkan podium. Trump juga tampak terlihat mengepalkan tangan ke pendukungnya.
Trump terlihat mengalami luka di bagian telinga dan dilarikan ke fasilitas medis setempat. "USA! USA!" teriak para pendukung Trump saat dibawa ke mobil.
Juru bicara Trump, Steven Cheung, mengatakan calon dari Partai Republik itu baik-baik saja dan menyampaikan terima kasih atas dukungan setia para pendukungnya.
Secret Service juga memastikan Trump dalam keadaan aman. "Secret Service telah menerapkan langkah-langkah perlindungan dan mantan Presiden dalam keadaan aman. Saat ini, hal ini sedang dalam penyelidikan Secret Service dan informasi lebih lanjut akan dirilis jika sudah tersedia," ujar Anthony Guglielmi, kepala komunikasi Secret Service AS. (*)