Cegah Aksi Kerusuhan, Brazil Kerahkan 100.000 Personil Keamanan Kawal Piala Dunia 2014

- Sabtu, 08 Februari 2014 10:23 WIB

Warning: getimagesize(https://www.hariansib.com/cdn/uploads/images/2014/02/hariansib_Cegah-Aksi-Kerusuhan--Brazil-Kerahkan-100.000-Personil-Keamanan-Kawal-Piala-Dunia-2014.jpg): Failed to open stream: HTTP request failed! HTTP/1.1 404 Not Found in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 170

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 171

Warning: Trying to access array offset on value of type bool in /home/u956909844/domains/hariansib.com/public_html/amp/detail.php on line 172
SIB/Int
Maskot Piala Dunia 2014
Rio de Janeiro (SIB)- Sedikitnya 100.000 personil keamanan akan ditempatkan di seluruh Brazil bagi turnamen bergengsi Piala Dunia karena panitia penyelenggara berusaha mencegahnya berulangnya aksi kerusuhan yang mengguncang negeri itu tahun lalu, kata seorang pejabat, Kamis.Andrei Rodrigues, sekretaris khusus bagi keamanan dan keselamatan pada ajang-ajang besar, mengatakan total personil keamanan yang bertugas selama turnamen akbar sepak bola itu berlangsung akan berlipat ganda jumlahnya dari sewaktu digelarnya acara Piala Konfederasi 2013."Pada Juni tahun lalu, personil keamanan bagi Piala Konfederasi yang dikerahkan adalah 50.000 orang yang dimobilisasi di seluruh Brazil. Kami memperkirakan bakal ada 100.000 profesional keamanan yang akan dimobilisasi bagi Piala Dunia," ujar Rodrigues kepada wartawan.Mereka itu termasuk para petugas dari kepolisian dan militer, serta juga Pasukan Nasional, suatu unit elit yang akan siaga turun tangan jika diperlukan, tambah Rodrigues.Rodrigues berbicara saat melakukan tur selama sepekan ke-12 kota yang akan menjadi tuan rumah sejumlah pertandingan Piala Dunia yang diikuti 32 tim, yang merupakan ajang olahraga terbesar yang pernah digelar oleh Brazil.Rodrigues akan mengumpulkan informasi mengenai pengaturan di setiap arena pertandingan dan kemudian akan melaporkannya kembali kepada Presiden Brazil Dilma Rousseff karena Brazil akan mencanangkan rencana keamanannya bagi turnamen tersebut.Piala Dunia yang berlangsung sebulan penuh akan dimulai pada 12 Juni mendatang.Pele SedihSementara Legenda sepak bola Brazil Pele menyatakan sedih atas adanya berbagai keterlambatan dalam persiapan penyelenggaraan Piala Dunia di negaranya."Menyedihkan karena hal ini merupakan kesempatan untuk Brazil tidak hanya untuk sepak bola," ujar Pele."Piala Konfederasi, Piala Dunia dan Olimpiade merupakan kesempatan untuk mendatangkan turis dan mendapatkan devisa.""Tetapi sayangnya kami menghadapi kendala," ujar Pele dalam satu wawancara yang dipublikasikan pada Kamis di harian O Estado de Sao Paulo."Saya merasa sedih karena sebelum memenangkan hak untuk menyelenggarakan Piala Dunia kami menghabiskan empat tahun untuk berkampanye. Saya merupakan bagian yang mengunjungi berbagai negara di Afrika, Asia, Eropa untuk memenangkan voting bagi Brazil sebagai penyelenggara," ujar Pele."Sangat sulit untuk dikatakan mengapa hal ini terjadi karena sesungguhnya kami mempunyai waktu," tutur Pele, terkait tertundanya penyelesaian konstruksi pembangunan stadion.Kritiknya itu juga senada dengan pengamatan yang dilakukan oleh Presiden FIFA Sepp Blatter belum lama ini, yang menyebutkan Brazil seharusnya mempersiapkan diri lebih awal lagi.FIFA telah memutuskan batas waktu terakhir 31 Desember bagi pembangunan total 12 stadion yang akan digunakan untuk putaran final Piala Dunia, namun ternyata hampir separuh dari stadion itu belum rampung setelah adanya insiden kecelakaan fatal di tiga stadion serta beragam keterlambatan lainnya. (Ant/AFP/q)


Tag:

Berita Terkait

Headlines

Tim Indonesia U-19 Gagal Berlaga di Piala Dunia, Dikandaskan Jepang 0-2

Headlines

Indonesia Harus ke Piala Dunia U-20

Headlines

Kesempatan Kedua Indra Sjafri untuk Antar Indonesia ke Piala Dunia

Headlines

Messi Bisa Menangi Piala Dunia 2022

Headlines

Penasehat Hukum Terdakwa Sebut Kompol Fahrizal Sudah Alami Gangguan Jiwa Sejak 2014

Headlines

Selama 2014-2018, DPRDSU Didatangi 335 Kali Unjukrasa Kasus Pertanahan, Lingkungan Hidup dan Perizinan