Bentrokan Pecah di Pemalang Saat Ceramah Rizieq Shihab, Belasan Terluka

Redaksi - Kamis, 24 Juli 2025 18:31 WIB
(harianSIB.com/Ist)
Bentrok massa saat ceramah Rizieq Shihab
Pemalang(harianSIB.com)Malam yang seharusnya menjadi forum dakwah damai berubah mencekam di Desa Pegundan, Pemalang, pada Rabu malam (23/7/2025).

Tabligh akbar yang menghadirkan Habib Rizieq Shihab diwarnai bentrokan sengit antara dua kelompok massa, menyebabkan sedikitnya 15 orang terluka, termasuk anggota polisi.

Insiden ini terjadi di tengah pengamanan ketat 675 aparat gabungan dari Polri dan TNI.Ketegangan bermula sekitar pukul 22.00 WIB. Rombongan Rizieq Shihab yang hendak memasuki area panggung melalui jalur depan, yang telah disterilkan panitia, dihalau oleh pihak kepolisian dan diarahkan menuju jalur belakang.

Penolakan dari tim pengawal Rizieq memicu adu mulut, yang semakin memanas karena di belakang panggung, puluhan anggota kelompok Perjuangan Walisongo Indonesia Laskar Sabilillah (PWI-LS) berseragam hitam telah bersiap menghadang.

Situasi tak terkendali saat massa Front Persatuan Islam (FPI) yang mengenakan pakaian putih dan anggota PWI-LS yang berseragam hitam terlibat saling serang. Batu dan senjata tajam melayang, diiringi teriakan dan suara pecahan kaca yang memecah kesunyian malam. Ironisnya, bentrokan pecah hanya sekitar 50 meter dari panggung utama, tempat Habib Rizieq memulai ceramahnya di tengah kepungan aparat keamanan.

Padahal, seminggu sebelum insiden, Polres Pemalang, Pemerintah Daerah, TNI, FPI, dan PWI-LS telah mengadakan Rapat Koordinasi Cipta Kondisi dan menyepakati sejumlah poin penting: larangan provokasi, mobilisasi massa besar, dan segala bentuk kekerasan. Namun, kesepakatan tersebut rupanya tak mampu membendung emosi di lapangan.

Kapolres Pemalang, AKBP Eko Sunaryo, mengakui bahwa 675 personel telah disiagakan. Namun, kondisi lapangan yang gelap, massa yang emosional, dan koordinasi yang kacau membuat aparat kewalahan membendung ratusan orang yang nekat menerobos blokade keamanan.

Akibat bentrokan tersebut, 15 orang mengalami luka-luka. Rinciannya, 9 orang dari PWI-LS, 2 dari FPI, dan 4 anggota kepolisian. Dua polisi dilarikan ke RS Siaga Medika, sementara seorang anggota FPI mengalami luka parah di kepala. Bupati Pemalang menyatakan akan menanggung seluruh biaya pengobatan para korban.Insiden ini bukan sekadar bentrokan antar organisasi masyarakat. Kubu Rizieq Shihab menuding PWI-LS sebagai 'aktor neo-PKI' yang sengaja berupaya menggagalkan dakwahnya.

Sementara itu, PWI-LS, yang baru berdiri pada tahun 2024, bersikukuh menegaskan misinya untuk menjaga 'trah Walisongo' dari pengaruh yang mereka sebut sebagai ajaran Rizieq.

Seruan Kedamaian dari Aparat

Habib Rizieq Shihab menyelesaikan ceramahnya sekitar pukul 01.00 WIB. Setelah itu, polisi segera melakukan evakuasi korban dan memburu para provokator. Situasi di Pemalang kini dilaporkan kembali kondusif, meskipun luka fisik dan psikologis masih membekas di antara para korban.

Kapolres Pemalang mengimbau pimpinan FPI dan PWI-LS untuk menenangkan massa mereka. Menanggapi insiden ini, Kombes Artanto dari Polda Jateng menegaskan, "Kedamaian hanya akan terwujud jika masyarakat menolak provokasi. Ini bukan sekadar tugas polisi, tapi tugas kita semua."

Bentrokan di Pemalang menjadi pengingat pahit bahwa dialog dan kesepahaman jauh lebih kuat daripada kekerasan. Mengutip pepatah Jawa, "Memecah telur di ujung tanduk, telur hancur, tanduk tak patah," insiden ini harus menjadi pelajaran berharga untuk senantiasa menjaga persatuan dan perdamaian di Indonesia.(**)

Editor
: Bantors Sihombing

Tag:

Berita Terkait

Headlines

Polres Tanjungbalai Rakor Lintas Sektoral Kesiapan Ops Ketupat Toba 2026

Headlines

Dua Pria Spesialis Bongkar Rumah Ditangkap Polsek Medan Area

Headlines

Polisi Tangkap Dua Pengedar Sabu di Jalan WR Supratman, 2,32 Gram Barang Bukti Diamankan

Headlines

Asyik Duduk di Depan Rumah, Diciduk Polisi, Sabu dan Ganja Diamankan

Headlines

Asyik Duduk di Depan Rumah, Pria di Jalan Purba Diciduk Polisi, Sabu dan Ganja Diamankan

Headlines

Polisi Tangkap Tersangka Pembunuhan Nuriani Sinurat di Samosir