Jakarta(harianSIB.com)
Presiden Prabowo Subianto memberikan gelar pahlawan nasional kepada Presiden ke-4 RI Abdurrahman Wahid alias Gus Dur dan Presiden ke-2 Soeharto.
Dikutip dari CNN Indonesia, prosesi digelar bertepatan dengan Hari Pahlawan Nasional pada hari Senin (10/11/2025). Istri Gus Dur Sinta Nur Wahid dan keluarga mewakili pihak keluarga menerima gelar dari pemerintah. Sementara Putri Soeharto, Titiek Soeharto mewakili pihak keluarga menerima gelar dari pemerintah.
Sekretaris Militer Presiden menyatakan penetapan pahlawan nasional ini berdasarkan Keppres No 116/TK Tahun 2025 tentang Penganugerahan Gelar Pahlawan Nasional.
Gus Dur menjabat sebagai Presiden ke-4 RI usai terpilih melalui mekanisme pemilihan di MPR pada 1999 sampai dimakzulkan pada Juli 2001 silam.
Baca Juga: Bulog Sumut Akui Stok Beras di Gudang Ada Usia Lebih dari 6 Bulan Selain menjabat sebagai presiden,
Gus Dur merupakan kyai pentolan Nahdlatul Ulama.
Gus Dur merupakan cucu pendiri NU KH Hasyim Asyari dan anak dari Wahid Hasyim.
Gus Dur juga pernah menjabat sebagai Ketua Umum PBNU.
Gus Dur dijuluki sebagai bapak pluralisme Indonesia. Salah satunya karena kebijakannya bagi etnis Tionghoa.
Editor
: Wilfred Manullang